ADVERTISEMENT

PPKM Level 3 Jabodetabek, Ini Aturan Pernikahan Terbaru Menurut KUA

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 07 Feb 2022 18:30 WIB
Foto acara pernikahan selama PPKM Aturan pernikahan PPKM level 3. Foto: Dok. Instagram @akuwedding.
Jakarta -

Pemerintah menaikkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jabodetabek menjadi level 3. Berikut aturan pernikahan PPKM level 3 Jabodetabek.

Pengumuman kenaikan level PPKM ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Kebijakan ini diambil setelah menyoroti lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Jabodetabek, DIY, Bali Bandung Raya akan ke level 3," ujar Luhut dalam jumpa pers disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/2/2022).

Dengan adanya kenaikan level PPKM ini, peraturan berbagai kegiatan pun berubah. Termasuk aturan menggelar pernikahan. Jika saat PPKM level 2, pengantin boleh mengadakan resepsi pernikahan dengan tamu makan di tempat, bagaimana dengan aturan pernikahan PPKM level 3?

Aturan Pernikahan PPKM Level 3 Jabodetabek Menurut KUA

Penghulu KUA Kecamatan Tebet, H. Abdul Azis Kamaluddin, MA mengatakan kepada Wolipop, aturan pernikahan PPKM level 3 sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam nomor P.002/DJ.III/Hk.007/07/2021 tentang Petunjuk Teknis Layanan Nikah pada KUA Kecamatan Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat tertanggal 11 Juli 2021. Dalam surat edaran itu disebutkan untuk pernikahan di KUA, dibatasi maksimal dihadiri enam orang.

Aturan pernikahan PPKM level 3 di gedung juga mendapatkan pembatasan. Akad nikah dan resepsi pernikahan di gedung dibatasi 20 persen dari kapasitas ruangan

Berikut selengkapnya aturan pernikahan PPKM level 3:

1. Calon pengantin, wali nikah, dan 2 (dua) orang saksi dalam kondisi sehat dibuktikan dengan hasil negatif Swab Antigen yang berlaku minimal 1x24 jam sebelum pelaksanaan akad nikah

2. Pelaksanaan akad nikah yang diselenggarakan di KUA Kecamatan atau di rumah dihadiri paling banyak 6 (enam) orang

3. Pelaksanaan akad nikah yang diselenggarakan di gedung pertemuan atau hotel diikuti paling banyak 20% (dua puluh persen) dari kapasitas ruangan dan tidak boleh lebih dari 30 (tiga puluh) orang

4. Pelaksanaan akad nikah wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat

5. Pihak calon pengantin menandatangani surat pernyataan kesanggupan mematuhi protokol kesehatan bermaterai cukup sebagaimana form terlampir;

6. Dalam hal protokol kesehatan tidak dapat terpenuhi, Kepala KUA Kecamatan/Penghulu dapat menunda/membatalkan pelaksanaan akad nikah disertai alasannya secara tertulis sebagaimana form terlampir.

Itulah aturan pernikahan PPKM level 3 Jabodetabek yang perlu diketahui calon pengantin. Kementerian agama dan KUA menekankan agar setiap pasangan menaati aturan tersebut demi mencegahnya penyebaran virus COVID-19.



Simak Video "Antisipasi Pengelola Gedung Pernikahan saat PPKM Level 3 "
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)