Dianggap Vulgar, Pernikahan yang Hadirkan Penari Tiang Jadi Kontroversi

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 15 Mei 2021 16:26 WIB
Close up of Female aerial dancer on the flying pole, practising inside circus studio space. Ilustrasi. Foto: Getty Images/FOTOGRAFIA INC.
Jakarta -

Dalam sebuah acara pernikahan umumnya dihadirkan hiburan seperti musik, nyanyian atau tarian. Tapi sebuah acara perkawinan di China beberapa waktu lalu dianggap menyajikan hiburan yang keterlaluan. Pasangan tersebut menampilkan pole dancing atau tarian tiang di tengah para tamu undangan. Videonya pun jadi viral di media sosial.

Pole dancing memang mulai diterima dan banyak dipertontonkan di beberapa acara publik. Tak jarang penari tiang menghibur dan menarik para penonton terutama yang targetnya adalah pria, seperti di pameran mobil. Tapi untuk sebuah pernikahan tentu tarian tersebut sangatlah tidak biasa bahkan mungkin tidak terpikirkan.

penari tiang di pernikahanpenari tiang di pernikahan Foto: Dok. Handout via SCMP

Karena itu, sebuah video yang diunggah di aplikasi Douyin atau TikTok versi China jadi perbincangan dan menimbulkan kontroversi. Dalam video terlihat seorang wanita yang menari tiang dengan pakaian mini. Di sekelilingnya terlihat orang-orang yang duduk di meja bundar memperhatikan. Tampak jika video itu diambil di sebuah ballroom.

Tak disangka jika acara tersebut merupakan sebuah pernikahan yang digelar di Zhangjiakou, Provinsi Hebei, China. Banyak orang merasa jika pertunjukan itu tampak kurang tepat dihadirkan di sana, terlebih banyak keluarga menontonnya.

"Apakah ini pantas? Mempertunjukkan tarian seperti ini ketika ada orang-orang tua, anak muda, dan anak-anak makan malam bersama dengan keluarga mereka. Ini sangat memalukan,"

penari tiang di pernikahanpenari tiang di pernikahan Foto: Dok. Handout via SCMP

"Dia menari sangat baik, tapi ini bukan acara untuk tari tiang," tulis netizen di kolom komentar.

Wedding planner Li Ming yang biasa mengurus acara pernikahan di daerah itu pun buka suara mengenai kontroversi ini. Ia mengakui jika pole dancing memang bukan pertunjukan yang umum atau dianggap pantas untuk pernikahan. Ia merasa jika tarian tersebut terlalu vulgar dan tidak dibuat untuk ditampilkan di pernikahan. Karenanya, Li Ming tidak menyarankan pasangan lain mengikuti atau membuatnya jadi tren.

"Pastinya resepsi pernikahan ini tidak mewakili tren sama sekali, paling tidak di Zhangjiakou," ungkapnya kepada SCMP.

(ami/ami)