Suami Gantung Diri karena 'Kurang Berhubungan Seks', Istrinya yang Ditangkap

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 13 Agu 2020 06:00 WIB
Spouses always seem to struggle to keep their relationship alive Ilustrasi Pernikahan / Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang wanita yang berasal dari Gujarat, India, yang bernama Geeta Parmar ditangkap karena dituduh sebagai penyebab suaminya bunuh diri. Padahal saat kejadian tersebut Geeta sendiri sedang tidak bersama suaminya.

Seperti dikutip dari Mirror, ibu dari suaminyalah yang menuduh Geeta sebagai penyebab dari kematian anaknya, Surendrasinh, yang meninggal sekitar sebulan yang lalu. Ibu dari suaminya itu yang kemudian melaporkan wanita 32 tahun itu ke pihak kepolisian karena telah 'menolak untuk berhubungan seks dengan suaminya' sehingga menyebabkan sang suami stress dan bunuh diri.

Geeta dituduh telah 'memberikan dorongan untuk bunuh diri' kepada suaminya, Surendrasinh. Karena tuduhan tersebut, polisi lalu menangkap dan menahan Geeta.

Ibu dari Surendasinh, Muli, mengatakan kepada polisi bahwa pasangan tersebut, Geeta dan Surendasinh sudah tidak tidur bersama.

Ibu mertuanya menyalahkan wanita berusia 32 tahun itu atas tragedi tersebut, dan dia ditangkap oleh polisi di Gujarat, lapor Times of India.

Dalam gugatan pidana, ibu Surendrasinh, Muli Parmar, mengaku pasangan suami-istri tersebut sudah tidak tidur bersama selama 22 bulan. Menurutnya hal itu yang kemudian membuat anaknya merasa depresi lalu memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

"Sekali saya pergi ke kamar anak saya dan melihat bahwa dia dan menantu saya tidur di kasur yang berbeda. Ketika saya bertanya kepada kepada anak saya mengenai hal ini, dia mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak memiliki hubungan karena Geeta telah bersumpah tidak akan tidur dengan suaminya," jelas Muli.

Menurut Muli hal itu yang kemudian membuat Geeta dan Surendasinh mulai sering bertengkar dan membuat hubungan pernikahannya semakin tidak harmonis. Geeta lalu memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuanya dan meninggalkan Surendasinh.

Karena kejadian itu, Surendasinh lalu memblokir nomor telepon istrinya tersebut. Namun nyatanya hal-hal itu justru membuat Surendasinh mengalami depresi.

Pada 27 Juli Surendasinh lalu memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Saat itu seluruh keluarganya sedang pergi ke pemakaman dan ketika kembali sudah menemukan Surendasinh dalam keadaan tidak bernyawa.

(vio/vio)