Aturan Bercinta Saat Hamil, Boleh Seberapa Sering? Ini Penjelasan Dokter

Hestianingsih - wolipop Selasa, 10 Agu 2021 05:30 WIB
Happy couple in the bedroom in the morning, standing in the open window. Man embracing her pregnant wife. Aturan berhubungan seks atau bercinta saat hamil. Foto: Getty Images/becon
Jakarta -

Seberapa sering pasutri boleh berhubungan seks saat istri hamil? Berikut aturan bercinta saat hamil.

Biasanya saat seseorang mengandung, maka terjadi perubahan kondisi hormonal, sehingga seringkali seorang wanita yang sedang mengandung mengalami peningkatan libido. Jika ini terjadi, artinya tidak memengaruhi frekuensi hubungan seksual kamu dan pasangan karena tetap rutin dilakukan.

Bagaimana sebenarnya aturan bercinta saat hamil? Menurut dr. Vanda Mustika, selama tidak ada masalah pada kehamilan, maka hubungan seksual aman dilakukan.

Masalah yang mungkin terjadi selama kehamilan yang menyebabkan hubungan seksual sebaiknya dihindari misalnya adanya perdarahan, infeksi jalan lahir seperti keputihan, atau kondisi kesehatan ibu selama hamil yang kurang baik misalnya penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bercinta saat hamil trimester satu atau pada tiga bulan pertama adalah hubungan seksual yang dilakukan sebaiknya tidak terlalu agresif, penetrasi penis tidak terlalu dalam, apalagi jika ibu pernah mengeluarkan flek-flek perdarahan setelah terjadi hubungan seksual. Jika tidak ada masalah, maka hubungan seksual dapat terus dilakukan, walaupun dengan ejakulasi di dalam.

Aturan Berhubungan Seks Saat Hamil Trimester 3

Hubungan seksual yang dilakukan pada trimester kedua, yaitu antara bulan keempat sampai keenam dianggap aman dilakukan, karena saat-saat ini kehamilan sudah lebih stabil.

Dan saat kehamilan memasuki trimester ketiga yaitu setelah bulan ketujuh, ibu hamil perlu mulai berhati-hati, karena cairan sperma mengandung suatu zat yang bernama prostaglandin. Prostaglandin ini menimbulkan reaksi pada rahim berupa suatu kontraksi.

Oleh sebab itu menjelang akhir kehamilan namun belum cukup bulan, jika ingin berhubungan seksual lebih baik menggunakan kondom untuk mencegah kontak langsung cairan sperma dengan mulut rahim, atau dengan melepaskan sperma di luar vagina. Menjelang hari taksiran melahirkan, maka hubungan seksual dapat dilakukan tanpa pengaman, bahkan bermanfaat untuk mempermudah terjadinya proses persalinan dengan adanya kontraksi rahim yang baik.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu hamil mengenai aturan bercinta saat hamil.



Simak Video "Deretan Kontroversi yang Iringi Kesuksesan Squid Game"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)