Hati-hati, Posisi Bercinta yang Bisa Menyebabkan Fraktur Penis Pada Pria

Hestianingsih - wolipop Kamis, 08 Apr 2021 05:30 WIB
ilustrasi penis Foto: thinkstock
Jakarta -

Bercinta memang menyenangkan, tapi jika tidak dilakukan dengan hati-hati bisa mencederai organ vital, termasuk penis. Posisi bercinta yang kurang tepat disebut-sebut jadi salah satu penyebab cedera pada penis.

Berdasarkan riset Advances in Urology, terdapat beberapa posisi bercinta yang bisa berdampak negatif pada penis. Apa saja?

Woman On Top

Posisi woman on top disebut-sebut sebagai salah satunya. Saat wanita berada di atas pria, penis berisiko mengalami fraktur atau penis patah. Sebanyak 50 persen kasus fraktur penis disebabkan oleh posisi yang satu ini. Menurut riset tersebut, berat badan wanita menjadi faktor penyebabnya.

"Saat berada di atas, wanita mengontrol gerakan dengan beban tubuhnya yang bertumpu pada penis sehingga terkunci. Membahayakan pria jika berpenetrasi ke arah yang salah," tulis peneliti seperti dikutip dari YourTango.

Doggy Style

Posisi bercinta lainnya yang membahayakan penis adalah doggy-style. Posisi ini menjadi penyebab dari 29 persen kasus fraktur penis. Kalau ini, pria sendiri yang disalahkan mengingat gerakan penis berada di bawah kendali mereka.

Maka dari itu disarankan agar pria tidak terlalu bernafsu saat bercinta dengan gaya ini. Menjaga ritme gerakan jadi salah satu kunci agar tidak terjadi fraktur penis.

Apa itu fraktur penis?

Tanda-tanda penis yang mengalami fraktur adalah adanya suara patah atau retak. Biasanya disertai juga dengan nyeri hebat, ereksi berhenti mendadak, dan munculnya gumpalan darah pada kulit penis.

(hst/hst)