Agar Kualitas Seks Tak Menurun Walau Waktu Bercinta Terbatas
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 18 Jun 2015 19:03 WIB
Jakarta
-
Ramadan sudah tiba, umat muslim pun fokus menjalankan ibadah semaksimal mungkin karena bulan suci ini hanya berlangsung selama 30 hari. Saat ibadah Ramadan ini dilakukan, aktivitas seks yang sudah menjadi naluri manusia, terkadang tak lagi menjadi prioritas.
Seksolog Zoya Amirin mengungkapkan, seks sebaiknya tetap dilakukan saat Ramadan karena seperti makan dan minum, aktivitas tersebut sudah menjadi hal yang natural. Sehingga jika tidak tersalurkan bisa menyebabkan masalah kejiwaan.
Hal itu karena menurut Zoya, sesuai teori dari Abraham Maslow, seks, sama seperti makan dan minum termasuk kebutuhan dasar manusia. Jadi sama seperti makan dan minum, manusia pun tetap membutuhkan seks, di bulan puasa sekalipun.
"Gimana coba kalau misalnya puasanya total tidak makan dan minum sama sekali? Kebayang tidak sih? Memang belum pernah ada orang yang mati karena tidak berhubugan seks, tapi banyak yang sakit jiwa loh karena tidak berhubungan seks," jelas wanita yang meraih gelar master dalam bidang psikologi dari Universitas Indonesia itu kepada Wolipop beberapa waktu lalu.
Melakukan hubungan seks saat pikiran dan tenaga sibuk dengan aktivitas lain bukan berarti tanpa tantangan. Dengan waktu yang terbatas karena banyaknya kegiatan saat Ramadan ini, bagaimana caranya agar seks bisa tetap maksimal? Berikut tipsnya:
1. Matikan Gadget
Punya waktu untuk memainkan game favorit di gadget kesayangan atau menjelajah berbagai situs belanja? Berarti sebenarnya Anda juga sempat untuk bercinta bersama pasangan. Percaya atau tidak perasaan yang didapat setelah melakukan aktivitas favorit sama dengan bercinta. Saat bercinta, tubuh melepaskan hormon dopamine dan oksitosin. Hormon ini memicu otak untuk meningkatkan mood dan membuat Anda lebih bahagia.
2. Spontan
Jika hari di luar Ramadan pasangan bercinta di waktu-waktu yang sudah dijadwalkan, ketika waktu yang dimiliki terbatas, seks bisa dilakukan secara spontan di malam hari. Jika ada kesempatan yang memungkinkan, bisa dimanfaatkan untuk bercinta. Seks spontan ini juga bisa memicu adrenalin sehingga gairah pun semakin bertambah.
3. Gaya Lama
Ketika waktu bercinta yang dimiliki tidak banyak, pasangan bisa tetap menikmati seks tanpa perlu memikirkan apakah mereka bosan dengan gaya atau posisi yang dilakukan atau tidak. Bercinta dengan gaya yang sudah diketahui dan disukai masing-masing pasangan bisa mempercepat waktu. Ketika melakukan seks yang memang disukai, gairah pun akan lebih cepat muncul tanpa perlu foreplay terlalu lama.
(eny/asf)
Seksolog Zoya Amirin mengungkapkan, seks sebaiknya tetap dilakukan saat Ramadan karena seperti makan dan minum, aktivitas tersebut sudah menjadi hal yang natural. Sehingga jika tidak tersalurkan bisa menyebabkan masalah kejiwaan.
Hal itu karena menurut Zoya, sesuai teori dari Abraham Maslow, seks, sama seperti makan dan minum termasuk kebutuhan dasar manusia. Jadi sama seperti makan dan minum, manusia pun tetap membutuhkan seks, di bulan puasa sekalipun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melakukan hubungan seks saat pikiran dan tenaga sibuk dengan aktivitas lain bukan berarti tanpa tantangan. Dengan waktu yang terbatas karena banyaknya kegiatan saat Ramadan ini, bagaimana caranya agar seks bisa tetap maksimal? Berikut tipsnya:
1. Matikan Gadget
Punya waktu untuk memainkan game favorit di gadget kesayangan atau menjelajah berbagai situs belanja? Berarti sebenarnya Anda juga sempat untuk bercinta bersama pasangan. Percaya atau tidak perasaan yang didapat setelah melakukan aktivitas favorit sama dengan bercinta. Saat bercinta, tubuh melepaskan hormon dopamine dan oksitosin. Hormon ini memicu otak untuk meningkatkan mood dan membuat Anda lebih bahagia.
2. Spontan
Jika hari di luar Ramadan pasangan bercinta di waktu-waktu yang sudah dijadwalkan, ketika waktu yang dimiliki terbatas, seks bisa dilakukan secara spontan di malam hari. Jika ada kesempatan yang memungkinkan, bisa dimanfaatkan untuk bercinta. Seks spontan ini juga bisa memicu adrenalin sehingga gairah pun semakin bertambah.
3. Gaya Lama
Ketika waktu bercinta yang dimiliki tidak banyak, pasangan bisa tetap menikmati seks tanpa perlu memikirkan apakah mereka bosan dengan gaya atau posisi yang dilakukan atau tidak. Bercinta dengan gaya yang sudah diketahui dan disukai masing-masing pasangan bisa mempercepat waktu. Ketika melakukan seks yang memang disukai, gairah pun akan lebih cepat muncul tanpa perlu foreplay terlalu lama.
(eny/asf)











































