Masturbasi Tidak Sebabkan AIDS!
wolipop
Kamis, 17 Feb 2005 12:08 WIB
Jakarta
-
Masturbasi, acapkali menjadi pilihan ketika hasrat seksual tidak menemukan tambatan. Masturbasi secara definisi memang sebuah usaha aktivitas seksual yang hanya melibatkan satu orang. Seringkali masturbasi dilakukan dengan organ tangan. Pertanyaan yang tidak jarang muncul adalah bolehkah seseorang terlalu sering bermasturbasi? Secara jelas pertanyaan ini bisa dijawab dengan tidak!Masturbasi lebih banyak melibatkan friksi. Akibatnya, kemungkinan untuk terjadinya lepuh pada organ kelamin sangat besar. Tetapi hal ini bisa diatasi dengan keberadaan pelicin. Masturbasi sebenarnya tidak menimbulkan efek merusak meskipun dilakukan dalam intensitas yang tinggi. Masturbasi bisa dilakukan beberapa kali seperti juga kamu naik sepeda berlebihan atau makan berlebihan atau juga mengetik berlebihan. Hanya saja masalahnya adalah isu-isu seksual seringkali sangat sensitif dalam hubungan masayarakat. Banyak orang yang seringkali melakukan masturbasi akan mengalami kecemasan. Bahayanya adalah apabila rasa cemas ini secara psikologis menjadi bayangan yang menghantui. Orang akan terus-terusan merasa berdosa usai melakukan masturbasi. So, memang sebaiknya hindari masturbasi berlebihan karena membawa perasaan berdosa setiap kali usai melakukannya akan berpengaruh negatif pada aktivitas sehari-hari. Seringkali pertanyaan yang lain juga muncul seperti misalnya, apakah masturbasi bisa menyebabkan AIDS? Jawabannya sebenarnya sederhana yaitu tidak. Kamu tidak akan pernah mendapatkan AIDS atau penyakit seksual lainnya ketika bermain dengan fantasi diri sendiri. Penyakit-penyakit seperti itu akan datang lewat perantaraan. Kekhawatiran lain adalah apakah masturbasi bisa menyebabkan seseorang buta, botak, kerempeng dan lain-lain situasi buruk? Jawabannya idem dito yaitu tidak. Anggapan seperti itu adalah termasuk taktik yang digunakan untuk memberi peringatan orang agar menjauhi masturbasi. Secara kesehatan, ketika masturbasi organ seksual hanya melakukan dua hal membuat sperma dan mengeluarkan dari tubuh. Setelah keluar, tubuh akan memproduksinya kembali. Masturbasi adalah sama dengan aktivitas seks lainnya dengan pengecualian dilakukan sendirian. Bagi yang mengatakan, "kamu harusnya melakukan seks yang sesungguhnya daripada masturbasi karena masturbasi memberi akibat buruk," tidak menyadari kenyataan akibat masturbasi pada tubuh adalah sama dengan berhubungan seks. Hanya saja, masturbasi terlalu sering memang sebaiknya dihindari. Pahamilah bahwa kamu akan selalu terobsesi pada kegiatan yang menyenangkan. Dan bila obsesi itu berlebihan, akibatnya bisa jadi buruk. Sederhana saja, ketika kamu terobsesi untuk bermain game, kamu akan lupa tidur dan ingin main game terus. Akibat parahnya, kesehatan bisa memburuk, lupa semua hal penting dan bisa jadi sekolahmu amburadul. Mau begitu? (tis/)











































