Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jalani Diet Vegan Bisa Tingkatkan Kualitas Bercinta?

Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 22 Mei 2015 19:13 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Diet vegan bukan hanya bisa membuat kulit menjadi lebih bersih dan sehat dari banyaknya asupan vitamin C yang dikonsumsi dari buah dan sayuran. Riset yang dilakukan belum lama ini juga mengungkapkan menjadi vegetarian bisa membuat kehidupan seks menjadi lebih baik.

Diet vegan ini merupakan pola makan yang menghindari konsumsi bahan yang berasal dari hewan dan produk-produk olahannya. Para vegetarian atau vegan pun mendapatkan asupan nutrisinya produk-produk berbahan nabati.

Untuk mengetahui manfaat diet vegan ini, penelitian dilakukan oleh Michael Wasserman dari UC Berkeley's Department of Environmental Science, Policy and Management. Seperti dikutip Mail Online, dalam riset yang dipublikasikan di Journal Hormones and Behavior itu, dia menggunakan monyet-monyet di Uganda sebagai responden penelitian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat melakukan riset, Michael mempelajari kelompok monyet merah colobus di Kibale National Park, Uganda selama 11 bulan. Dia dan rekan-rekannya mencatat apa saja yang dikonsumsi monyet-monyet tersebut. Dalam risetnya, dia dan timnya memfokuskan pada perilaku monyet ketika berkelahi, berhubungan seks dan mengurus dirinya (merawat diri). Peneliti juga mengumpulkan sampel kotoran monyet untuk mengetahui perubahan hormon hewan tersebut.

Setelah diteliti diketahui semakin sering monyet jantan makan dedaunan Millettia, pohon tropis dengan kandungan yang mirip estrogen dan kedelai, semakin tinggi juga jumlah estradiol dalam tubuh mereka. Estradiol merupakan hormon seks yang membuat keinginan bercinta tinggi.

Klaim bahwa menjadi vegetarian bisa meningkatkan kualitas kehidupan seks juga datang dari organisasi pecinta hewan PETA. Menurut organisasi tersebut, buah dan sayuran merupakan kunci untuk mendapatkan kesuburan dan keintiman yang lebih baik dengan pasangan.

PETA mengungkapkan, kolesterol yang terkandung di dalam daging, telur dan produk olahan susu dapat membuat arteri tersumbat dan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk area intim. Ketika hal ini terjadi pada pria, mereka bisa mengalami disfungsi ereksi.

PETA juga mengklaim orang yang menjalani diet vegan lebih langsing dan fit ketimbang mereka yang rutin makan daging. Mereka yang sering makan daging rentan terkena sakit jantung, stroke, diabetes, kanker dan obesitas. Daging yang mengandung lemak jenuh dapat menyebakan arteri pada organ jantung mengeras dan menyempit. (Eny Kartikawati/Kiki Oktaviani)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads