Jenis-jenis dan Tips Memilih Kondom
wolipop
Senin, 27 Okt 2014 17:41 WIB
Jakarta
-
Kondom bisa dibilang merupakan alat kontrasepsi paling praktis dan terjangkau harganya ketimbang metode pencegahan kehamilan lainnya. Kondom diciptakan dengan berbagai jenis dan bentuk. Mulai dari bentuk standard hingga aneh, produk kondom dibuat dengan tujuan agar bisa menambah kenikmatan bercinta. Memilih kondom bisa sedikit tricky alias gampang-gampang susah karena setiap pasangan memiliki kebutuhan seks yang berbeda-beda. Ini beberapa jenis dan tips memilih kondom sesuai kebutuhan, yang dihimpun Wolipop dari berbagai sumber.
1. Extra Safe
Meskipun kemungkinan kondom rusak atau bocor ketika dipakai cenderung kecil, ada beberapa pasangan yang tetap khawatir dengan risiko tersebut. Maka kondom ini yang ideal digunakan. Kondom jenis ini memberikan ekstra proteksi karena lebih tebal ketimbang kondom standar. Biasanya kondom jenis ini dipilih untuk pasangan yang ingin penetrasi seks lebih lama.
2. Flavoured
Kondom berwarna-warni dengan berbagai rasa merupakan jenis yang cukup populer. Mulai dari rasa pisang, stroberi, jeruk, anggur, apel hingga yang unik seperti rasa bacon. Kondom ini ideal untuk membuat aktivitas seks lebih menyenangkan. Tak hanya itu, flavoured condom juga bisa menyamarkan 'aroma' Miss V atau Mr. Happy yang kurang sedap ketika penetrasi seks. Kondom ini juga ideal untuk seks oral untuk memberikan sensasi rasa yang lebih playful.
3. Extra Large
Kondom umumnya terbuat dari lateks yang elastis dan bisa menyesuaikan dengan ukuran penis. Namun ada beberapa pria yang memiliki penis lebih besar dari ukuran pada umumnya dan merasa kondom standar terlalu ketat untuknya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, beberapa perusahaan alat kontrasepsi ada yang menciptakan kondom dengan ukuran extra large.
4. Non-Latex
Beberapa orang ada yang sensitif terhadap lateks atau karet, bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan kondom. Bagi pria yang alergi lateks bisa memilih kondom terbuat dari polyisoprene atau polyethelene, bahan sintetis yang elastis dan tipis seperti karet.
5. Bertekstur
Kondom tidak hanya diciptakan dengan permukaan polos dan licin tapi ada juga yang bertekstur. Dua yang paling populer adalah tekstur gerigi dan polka dot. Kondom bertekstur ini dianggap bisa memberi sensasi berbeda saat penetrasi seks maupun seks oral.
Selain jenis dan kebutuhan, ini empat hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih kondom:
- Perhatikan lebar, jangan hanya panjang
Ukuran yang tepat penting untuk kenyamanan pada saat bercinta. Jangan hanya melihat panjang kondom saja, ukuran lebar juga perlu diperhatikan agar bisa memberikan kenyamanan pada alat kelamin pria saat bercinta.
- Coba beberapa merek kondom
Belakangan ini produsen kondom semakin inovatif dalam mengembangkan produknya. Jangan hanya terpaku pada satu merek saja. Coba berbagai merek dan jenis untuk menemukan kondom mana yang lebih nyaman dan tepat untuk pasangan Anda. Walau kelihatannya sama, tetapi masing-masing kondom memiliki bahan lateks,tekstur dan kenyaman yang berbeda.
- Perhatikan reaksi tubuh pada kondom yang digunakan
Jika terjadi iritasi kulit saat menggunakan kondom, mungkin saja pasangan Anda memiliki alergi terhadap bahan lateks atau alergi terhadap pelumas pada kondom. Solusinya, Anda bisa mencoba kondom dari bahan non lateks atau kondom yang tidak menggunakan pelumas buatan. Jika alergi masih terjadi, konsultasikan pada dokter.
- Jauhi kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas
Beberapa perusahaan kondom biasanya membuat kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas dalam pelumas buatannya. Kondom-kondom ini dibuat dengan tujuan agar waktu bercinta Anda menjadi lebih lama. Hal inilah yang membuat Mr. Happy menjadi mati rasa dan mengurangi sensasi.
(hst/hst)
1. Extra Safe
Meskipun kemungkinan kondom rusak atau bocor ketika dipakai cenderung kecil, ada beberapa pasangan yang tetap khawatir dengan risiko tersebut. Maka kondom ini yang ideal digunakan. Kondom jenis ini memberikan ekstra proteksi karena lebih tebal ketimbang kondom standar. Biasanya kondom jenis ini dipilih untuk pasangan yang ingin penetrasi seks lebih lama.
2. Flavoured
Kondom berwarna-warni dengan berbagai rasa merupakan jenis yang cukup populer. Mulai dari rasa pisang, stroberi, jeruk, anggur, apel hingga yang unik seperti rasa bacon. Kondom ini ideal untuk membuat aktivitas seks lebih menyenangkan. Tak hanya itu, flavoured condom juga bisa menyamarkan 'aroma' Miss V atau Mr. Happy yang kurang sedap ketika penetrasi seks. Kondom ini juga ideal untuk seks oral untuk memberikan sensasi rasa yang lebih playful.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondom umumnya terbuat dari lateks yang elastis dan bisa menyesuaikan dengan ukuran penis. Namun ada beberapa pria yang memiliki penis lebih besar dari ukuran pada umumnya dan merasa kondom standar terlalu ketat untuknya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, beberapa perusahaan alat kontrasepsi ada yang menciptakan kondom dengan ukuran extra large.
4. Non-Latex
Beberapa orang ada yang sensitif terhadap lateks atau karet, bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan kondom. Bagi pria yang alergi lateks bisa memilih kondom terbuat dari polyisoprene atau polyethelene, bahan sintetis yang elastis dan tipis seperti karet.
5. Bertekstur
Kondom tidak hanya diciptakan dengan permukaan polos dan licin tapi ada juga yang bertekstur. Dua yang paling populer adalah tekstur gerigi dan polka dot. Kondom bertekstur ini dianggap bisa memberi sensasi berbeda saat penetrasi seks maupun seks oral.
Selain jenis dan kebutuhan, ini empat hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih kondom:
- Perhatikan lebar, jangan hanya panjang
Ukuran yang tepat penting untuk kenyamanan pada saat bercinta. Jangan hanya melihat panjang kondom saja, ukuran lebar juga perlu diperhatikan agar bisa memberikan kenyamanan pada alat kelamin pria saat bercinta.
- Coba beberapa merek kondom
Belakangan ini produsen kondom semakin inovatif dalam mengembangkan produknya. Jangan hanya terpaku pada satu merek saja. Coba berbagai merek dan jenis untuk menemukan kondom mana yang lebih nyaman dan tepat untuk pasangan Anda. Walau kelihatannya sama, tetapi masing-masing kondom memiliki bahan lateks,tekstur dan kenyaman yang berbeda.
- Perhatikan reaksi tubuh pada kondom yang digunakan
Jika terjadi iritasi kulit saat menggunakan kondom, mungkin saja pasangan Anda memiliki alergi terhadap bahan lateks atau alergi terhadap pelumas pada kondom. Solusinya, Anda bisa mencoba kondom dari bahan non lateks atau kondom yang tidak menggunakan pelumas buatan. Jika alergi masih terjadi, konsultasikan pada dokter.
- Jauhi kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas
Beberapa perusahaan kondom biasanya membuat kondom yang mengandung cairan penurun sensitivitas dalam pelumas buatannya. Kondom-kondom ini dibuat dengan tujuan agar waktu bercinta Anda menjadi lebih lama. Hal inilah yang membuat Mr. Happy menjadi mati rasa dan mengurangi sensasi.
(hst/hst)
Olahraga
Cari Sepatu buat Daily Run hingga Long Run? Nike Structure 25 Layak Dicoba
Hobbies & Activities
Gitar Akustik yang Cocok untuk Pemula, Yamaha F310 Punya Suara Jernih dan Nyaman Dimainkan
Pakaian Pria
Sepatu Santai untuk Sholat Id! 2 Slide Sneakers Ini Nyaman dan Praktis Dipakai Lebaran
Olahraga
Mau Main Badminton Makin Nyaman? Jangan Sampai Lupa Grip Anti Slip Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Viral Komentar Aktor China Zhang Linghe Tentang Asia Tenggara, Diduga Rasis
2
Istri Walkot New York Rama Duwaji Disindir karena Pakai Crop Top Saat Bukber
3
Curhat Beauty Influencer Syok Wajahnya Berubah Drastis Saat Hamil
4
Tips Dokter Gizi Agar Kulit Tetap Glowing Saat Puasa, Hindari Makanan Ini
5
Gaya Klasik Kate Middleton di Commonwealth Day, Terpancar Aura Ratu Inggris
MOST COMMENTED











































