Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Saat Sakit Kepala Menyerang, Ini Reaksi Berbeda Pria dan Wanita Soal Seks

wolipop
Senin, 28 Apr 2014 17:36 WIB
...
dok. Thinkstock
Jakarta - Sakit kepala merupakan masalah kesehatan yang kerap menghampiri ketika Anda menjalani aktivitas harian. Saat sakit kepala itu datang, apakah Anda dan suami masih memiliki keinginan bercinta? Berikut ini hasil riset yang mengungkapkan bagaimana reaksi wanita dan pria terhadap seks saat rasa sakit di kepala datang.

Dalam situs resminya, paingeneticslab, peneliti Jeffrey Mogil mencoba menelaah hubungan antara seks dan sakit kepala. Dia melakukan percobaan menggunakan tikus untuk mengetahui hubungan dua hal tersebut.

Dari riset pria lulusan doktor Universitas California ini diketahui, tikus betina yang menderita sakit kepala lebih memilih tidak berdekatan dengan lawan jenisnya. Hubungan seks di antara tikus ini saat sakit kepala datang bisa menjadi sangat jarang atau tidak ada sama sekali. Dan ketika sakit kepala itu berhasil diobati, tikus betina siap untuk kembali intim dengan lawan jenisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reaksi berbeda terhadap seks ditunjukkan tikus jantan. Saat sakit kepala menyerang, tikus jantan akan tetap bercinta. Mereka berusaha mengatasi atau menahan rasa sakitnya tersebut dan tidak kehilangan gairah untuk berhubungan intim.

Dari dua reaksi berbeda tersebut, reaksi tikus jantan yang memilih tetap berhubungan seks ini diyakini lebih baik ketimbang reaksi tikus betina. Peneliti di Jerman mengungkapkan, seks bisa menjadi obat paling efektif untuk penderita migrain. Dalam risetnya, para peneliti di Universitas Munster melibatkan lebih dari 300 penderita migrain. Para responden ini ditanya tentang pengalaman mereka ketika melakukan seks saat sakit kepala menyerang dan bagaimana aktivitas intim itu mempengaruhi sakit yang dirasakan.

Setelah diteliti, peneliti menemukan 50% penderita migrain yang bercinta saat rasa sakit menyerang merasa menjadi lebih baik. Bahkan satu dari lima responden mengatakan setelah berhubungan seks, migrain tersebut benar-benar hilang. Hanya 1/3 responden yang mengungkapkan migrain mereka menjadi lebih buruk.

Kenapa seks bisa sembuhkan migrain lebih efektif ketimbang obat sakit kepala? Jawabannya karena saat bercinta, tubuh melepaskan hormon endorfin. Hormon tersebut adalah obat penyembuh rasa sakit alami yang diproduksi tubuh.

"Penelitian kami menunjukkan aktivitas seksual saat migrain menyerang bisa meredakan atau bahkan menghilangkan serangan migrain itu pada beberapa kasus," tulis para peneliti lagi.

(eny/eny)
...
Hide Ads