Saat Stres, Wanita Lebih Mengalami Penurunan Fungsi Seksual Ketimbang Pria

- wolipop Senin, 14 Apr 2014 19:34 WIB
Dok. Thinkstock Dok. Thinkstock

Jakarta - Mengalami stres dan pikiran jenuh setiap hari? Hati-hati, karena seks dan depresi yang terjadi setiap hari dan berkepanjangan bisa berdampak negatif terhadap kepuasan seksual. Tidak hanya itu saja, tapi juga memengaruhi fungsi organ seksual. Pada wanita, efek dari stres ini bisa lebih besar dua kali lipat ketimbang pria.

Penemuan yang sudah dipublikasikan dalam Journal of Sex & Marital Therapy ini merupakan hasil studi dari para peneliti di Mount Allison University, Kanada. Mereka menganalisa data dari survei secara online terhadap 155 wanita dan 91 pria di Amerika Utara, dengan usia rata-rata 26 tahun.

Partisipan penelitian diminta menjawab beberapa pertanyaan tentang pemicu stres sehari-hari, kecemasan, depresi dan fungsi seksual. Malang responden wanita, hasilnya menunjukkan kalau fungsia seksual pada kaum hawa lebih rentan terkena dampak buruk dari stres dan depresi yang terjadi di keseharian daripada pria.

Hal ini dikarenakan fokus wanita yang mudah terganggu atau teralihkan oleh hal-hal lain saat bercinta. Jika pria bisa lebih fokus dengan hubungan seksualnya di saat itu juga, pikiran wanita lebih mudah terbagi antara hubungan seks, tugas rumah tangga, masalah pekerjaan di kantor, keuangan atau anak-anak bagi yang sudah memiliki momongan.

Selain itu menurut penjelasan beberapa ahli yang dihimpun Wolipop dari berbagai sumber, pria dan wanita punya respon yang berbeda saat harus bercinta dalam kondisi stres. Wanita biasanya kehilangan libidonya saat mereka stres. Tapi pria malah menggunakan seks untuk menyembuhkan stres yang dialami.

Seperti dijelaskan Dr. D. Ashley Hill dari Department of Obstetrics and Gynecology, Florida Hospital Family Practice Residency, Orlando, saat seseorang mengalami stres, level hormon testosteronenya menurun. Orang yang kehilangan gairah seksnya karena stres biasanya akan mencari pelampiasan pada alkohol, merokok, makan atau hal-hal lainnya yang berefek buruk pada kesehatan. Semua itu pada akhirnya malah membuat kondisi orang tersebut semakin buruk.

Bagaimana mengatasi gairah dan fungsi seks yang menurun akibat stres?

Bagi Anda yang tengah stres, disarankan untuk berolahraga atau mempelajari teknik relaksasi seperti yoga. Orang yang stres sebaiknya juga tidur cukup dan makan makanan sehat agar kondisi kesehatannya tidak semakin memburuk.

Saat stres, sebaiknya Anda juga jangan menghindari seks. Keintiman dengan pasangan justru bisa mengurangi stres tersebut. Penelitian yang dipublikasikan di Psychosomatic Medicine, Oktober 2008 membuktikan, bercinta bisa menurunkan tingkat stres karena masalah di kantor.

(hst/hst)