Vagina Juga Bisa Kena Sariawan, Ini Sebab dan Cara Mengatasinya
Sariawan, penyakit ini biasanya terjadi di area mulut. Tahukan Anda kalau vagina juga bisa terkena penyakit serupa? Ya, ternyata vagina juga bisa sariawan. Yuk ketahui penyebabnya dan bagaimana mengobatinya.
Dr Marie Pirotta, seorang praktisi medisi dan juga peneliti di Department of General Practice, Universitas Melbourne menjelaskan sariawan vagina bisa terjadi karena infeksi jamur. Seperti dijelaskan Dr Marie pada ABC Australia, infeksi jamur ini bisa muncul di bagian tubuh yang hangat atau lembab seperti vagina, mulut dan kulit.
Penyebab terjadinya sariawan pada vagina ini 80-90% karena jamur candida. Sebenarnya candida ini ada di dalam vagina namun selama jumlahnya tidak banyak, tidak akan menyebabkan masalah. Penyakit datang saat jumlah candida bertambah banyak dan tubuh tidak lagi mengontrolnya. Hal tersebut terjadi saat wanita jatuh sakit atau mengalami stres berat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sariawan vagina ini bukanlah penyakit seks yang menular. Gejala wanita yang mengalami masalah ini, seperti dijelaskan Dr Marie, adalah merasakan gatal di area intim, panas, seperti tersengat, kemerahan. Wanita yang merasakan sakit saat bercinta atau buang air kecil juga bisa menjadi tanda dia terkena sariawan vagina.
Bagaimana pengobatan penyakit ini? Dr Marie menyarankan segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan memberikan resep krim atau salep yang bisa mengatasi penyakit jamur tersebut. Saat digunakan salep atau krim itu bisa membuat Miss V terasa seperti terbakar atau iritasi. Ada juga obat oral yang bisa dikonsumsi. Apapun pilihannya, semuanya harus dengan rekomendasi dokter.
Bagi wanita yang merasa belum terkena sariawan vagina ini, mencegah pastinya selalu lebih baik daripada mengobati. Agar tidak terkena sariawan pada area intim, pencegahan yang bisa dilakukan di antaranya:
- Gunakan underwear berbahan katun atau sutra, yang bisa menyerap keringat. Hindari penggunaan bahan nylon dan satin yang tidak mudah menyerap keringat sehingga bisa menyebabkan vagina iritasi.
- Cuci dan keringkan underwear dengan benar. Jika underwear sudah tidak terasa nyaman saat digunakan karena basah oleh keringat atau cairan lainnya, sebaiknya segera ganti untuk mencegah munculnya jamur.
- Hindari menggunakan deodorant spray untuk Miss V atau produk lainnya yang bisa meningkatkan risiko munculnya infeksi jamur di vagina. (eny/fer)
Pakaian Pria
Kacamata Lari dari Goodr, 100% Melindungi dari Sinar UVA & UVB Berbahaya
Perawatan dan Kecantikan
Betadine Clear Antiseptic Gel, Solusi Cepat untuk Atasi Luka Ringan
Elektronik & Gadget
Baseus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade Edition 2025, Headphone Bass dengan Harga Bersahabat untuk Teman Setia Musik Harian!
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Andalan Buat Menutupi Noda dengan Sekali Swipe, MOP - Cover Age High Coverage Creamy Concealer Jadi Favorit Banyak Orang!
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Foto: Burberry Winter 2026, Gaya Malam London yang Sleek dan Modern
Ramalan Zodiak 24 Maret: Leo Jangan Menyerah, Virgo Mulai Ada Hasil
Viral Pasutri Pilih Mudik Pisah ke Kampung Masing-Masing Demi Hindari Cekcok
Foundation atau Concealer Dulu? Ini Urutan Makeup yang Disarankan MUA











































