Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sst..Ini yang Terjadi Pada Tubuh Pria Saat Mencapai Orgasme

Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 31 Okt 2013 17:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Bagi pria, mencapai orgasme saat bercinta, tidaklah sesulit wanita. Selama mereka fokus dan bergairah, hanya dengan stimulasi yang intens, orgasme bisa didapatkan pria. Apa yang dirasakan pria saat orgasme? Bagaimana reaksi tubuhnya?

Seperti dikutip Ask Men, stimulasi yang didapat organ genital membuat penis, prostat dan daerah pelvic mengalami kontraksi (berdenyut-denyut). Hal itu kemudian, diiringi dengan semakin meningkatnya detak jatung, napas dan tekanan darah. Saat pria orgasme, tekanan panggulnya pun mengendur dan otot-otot penisnya mengalami kontraksi, diikuti ejakulasi. Semua itu dialami pria hanya beberapa detik saja.

Pada beberapa pria ograsme malah bisa sampai menimbulkan rona kemerahan di tubuhnya. Ujung Mr. Happy juga akan membesar dan testikelnya akan berkontraksi sampai mengunci paha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah orgasme, Mr. Happy akan cepat kembali ke ukuran normal. Mr. Happy pria juga menjadi sangat sensitf pada sentuhan dan dia sangat lelah. Jadi, perhatikan si dia usai bercinta, apakah tanda-tanda tersebut ada? Kalau tidak, mungkin saja orgasmenya palsu.

Pria yang belum pernah bercinta, biasanya akan cepat mendapatkan orgasmenya atau biasa disebut ejakulasi dini. Hal tersebut terjadi karena si pria terlalu bersemangat. Masalah ejakulasi dini ini juga bisa dialami pria yang sudah sering berhubungan seks. Apa penyebabnya?

Pria yang sering masturbasi bisa mengalami ejakulasi dini. Hal lainnya adalah faktor pikiran. Sebuah penelitian mengatakan bahwa stres bertanggung jawab atas terjadinya ejakulasi dini.

Ketakutan atau kegelisahan juga bisa menjadi penyebab masalah seks yang menghantui pria ini. Beberapa contoh pikiran yang membuat pria berejakulasi dini adalah perasaan resah tidak bisa memuaskan pasangannya atau banyaknya pikiran tentang pekerjaan. Tekanan dari dalam inilah yang justru membuatnya orgasme lebih awal.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads