Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

6 Efek Samping yang Dirasakan Wanita Setelah Memakai Kontrasepsi

wolipop
Rabu, 21 Agu 2013 17:38 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

1. Sakit Kepala, Pusing dan Payudara Kencang

"Efek samping ini bisa terjadi setelah Anda mengonsumsi pil," ujar dokter kandungan Hilda Hutcherson yang juga profesor di Universitas Columbia, New York seperti dikutip Health. Jika efek samping tidak juga hilang setelah beberapa kali mengonsumsi pil tersebut, Hilda menyarankan untuk mencoba merek lain dari pil kontrasepsi.

2. Mual

Gejala ini biasanya akan hilang setelah beberapa bulan. Namun jika tidak dan Anda menggunakan pil sebagai kontrasepsi, cobalah mengonsumsinya dengan makanan. Kalau Anda memakai kontrasepsi cincin vagina (cincin yang dilapisi hormon kemudian dimasukkan ke dalam vagina) atau patch (sejenis koyo yang ditempelkan di lengan atas bagian belakang, perut bagian bawah atau bokong), cobalah metode kontrasepsi lain jika mual masih saja terjadi.

3. Pendarahan

"Dibandingkan efek samping lain, pendarahan adalah efek samping yang membuat wanita paling stres," ujar Dr. Hutcherson. Hal itu karena pendarahan itu tidak bisa diprediksi datangnya. Pendarahan ini bisa terjadi pada mereka yang menggunakan IUD atau pil. Untuk Anda yang mengalaminya dan merasa pendarahan itu, meskipun hanya flek, sudah mengganggu, segeralah konsultasi ke dokter kandungan.

4. Berat Badan Bertambah

Kontrasepsi hormonal ini juga mempengaruhi metabolisme karbohidrat dan lemak dalam tubuh, sehingga normalnya seorang pengguna kontrasepsi hormonal terutama suntik progesteron mengalami peningkatan berat badan, namun peningkatan berat badan ini normalnya hanya dua kilogram per tahunnya.

5. Libido Turun

Efek samping kelima ini dialami oleh wanita yang memakai pil sebagai alat kontrasepsi. Pil membuat libido wanita menurun karena obat tersebut diduga menurunkan kadar testosteron. "Untuk beberapa wanita, jika Anda mengganti pil tersebut, biasanya libido mereka akan kembali," jelas Dr. Huctherson.

6. Mood yang Berubah-ubah

"Menurut pengalamanku, jika seorang wanita mengalami depresi karena mengonsumsi pil KB, biasanya mengganti jenis kontrasepsi yang dipakai juga tidak membantu," tutur Dr. Hutcherson.

Menurutnya, semua metode kontrasepsi hormonal memiliki efek samping yang mirip. Untuk beberpa orang yang memang ingin tetap terus mengonsumsi pil sebagai alat kontrasepsi, Dr. Hutcherson biasanya membanya memberikan mereka resep obat anti depresi.
(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads