Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Riset: 43% Pasangan Makin Jarang Bercinta Setelah 4 Tahun Bersama

wolipop
Senin, 08 Jul 2013 09:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Benarkah seks tidak lagi menarik setelah pasangan bertahun-tahun bersama? Sebuah riset di Inggris menemukan jawaban atas pertanyaan itu. Sesuai riset, 43% pasangan mengaku mereka jadi semakin jarang bercinta setelah empat tahun bersama.

Riset tersebut dilakukan perusahaan farmasi Lloydspharmacy. Berdasarkan penelitian mereka, pasangan memiliki kehidupan seks yang sehat pada empat tahun pertama pernikahan. Setelah itu, pasangan jadi mulai tidak merasa tertarik lagi dengan seks.

Masih menurut riset Lloydspharmacy, lebih dari 50% pasangan pada empat tahun pertama pernikahan mereka bisa bercinta beberapa kali dalam seminggu. Namun setelah ulang tahun pernikahan keempat berlalu, frekuensi bercinta itu jadi makin menurun, menjadi hanya beberapa kali dalam sebulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah memang semakin lama menikah pasangan bisa makin jarang bercinta? Berdasarkan survei Lloydspharmacy, pasangan yang sudah bersama selama 15 tahun cukup beruntung bisa tetap rutin bercinta.

Para responden mengakui mereka harus melakukan usaha lebih untuk menjaga kehidupan seks tetap sehat setelah beberapa tahun menikah. Ada 76% responden yang merasa perlu bekerja keras agar bisa bercinta.

Usaha apa yang dilakukan untuk menghangatkan kehidupan seks? Sebagian besar responden memilih menggunakan cairan lubrikasi. Ada juga yang memilih berdandan memakai busana seksi. Dan beberapa pasangan lainnya mengaku menonton film porno bersama untuk mendapatkan mood dan ide-ide baru.

Mengomentari hasil survei ini, Direktur Medis di Lloydspharmacy Online Doctor, Dr Tom Brett mengatakan pasangan perlu memahami bahwa untuk menjaga kehidupan seks tetap sehat bukan hanya sekadar menjaga mood. Ada juga kondisi medisi yang bisa menyebabkan pasangan jadi tidak bergairah.

"Disfungsi ereksi bisa mempengaruhi satu dari 10 pria di Inggris setiap tahunnya. Dan sayangnya menurut penelitian kami, hanya beberapa yang mau mengambil tindakan mengatasi hal itu," ujar Dr Tom seperti dikutip Female First.

Sesuai riset, lebih dari 50% wanita mengaku dengan senang hati mengajak pasangan mereka, jika menderita disfungsi ereksi, untuk berobat. Namun kenyataannya hanya 18% pria yang mau menjalani pengobatan.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads