Penting! Cara Mengetahui Masa Subur Anda Jika Ingin Cepat Hamil
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 08 Mar 2013 19:05 WIB
Jakarta
-
Tidak sedikit pasangan yang baru menikah ingin segera dikaruniai momongan. Pasangan pun kerap bertanya-tanya walaupun sudah rutin bercinta, kenapa Anda belum hamil juga. Untuk mempercepat terjadinya kehamilan, penting mengetahui kapan sebenarnya masa subur Anda.
Konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika menjelaskan, untuk mengetahui penghitungan masa subur, mulailah dengan mencatat tanggal berapa hari pertama siklus menstruasi Anda setiap bulannya. Dari hari pertama menstruasi ke hari pertama menstruasi bulan berikutnya merupakan satu siklus menstruasi, lamanya bervariasi antara 20-40 hari.
Masa ovulasi atau lepasnya sel telur, merupakan pertengahan dari siklus tersebut, kurang lebih 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Misalnya siklus menstruasi Anda 28 hari (tanggal menstruasi selalu maju 2 hari), maka ovulasi Anda sekitar hari ke 14 setelah hari pertama menstruasi. Siklus ini bisa maju dan bisa mundur beberapa hari, demikian juga sperma, dapat bertahan hidup dalam tubuh Anda selama 1-2 hari. Sehingga Anda dan suami memiliki waktu sekitar 4 hari untuk berhubungan yang dapat menghasilkan kehamilan.
Bila Anda mengalami kesulitan menghitung masa subur, maka ada tanda-tanda fisik yang bisa menjadi penanda masa subur Anda, pertama ukurlah suhu tubuh dengan termometer setiap pagi saat bangun tidur, itu adalah suhu basal tubuh Anda. Catatlah dalam sebuah buku setiap harinya, Anda akan mendapatkan suhu basal tubuh yang relatif sama setiap harinya. Pada saat ovulasi, suhu basal tubuh akan mengalami sedikit penurunan yang akan naik kembali setelah aktivitas. Penanda fisik yang kedua adalah keluarnya lendir vagina yang encer dan banyak, lendir tersebut tidak akan lepas bila kita pisahkan dengan dua buah jari.
Dengan kalender masa subur dan kedua penanda fisik itulah diketahuinya masa ovulasi Anda, dan saat itulah saat terbaik melakukan hubungan seksual. Anda juga dapat mengetahui masa subur dengan pemeriksaan di dokter kandungan, yaitu dengan ultrasonografi (USG) transvaginal, dengan alat tersebut akan terlihat dan terukur ukuran folikel-folikel di indung telur, sehingga dapat diketahui kapan folikel tersebut akan pecah dan mengeluarkan sel telur.
Kualitas sperma juga mempengaruhi kecepatan terjadinya kehamilan. Walaupun hanya diperlukan satu sperma untuk membuahi sel telur, namun konsentrasi sperma dalam air mani dan juga tingkat kecacatan sperma sangat mempengaruhi untuk terjadinya pembuahan. Usahakan agar suami Anda tidak menggunakan celana yang terlalu ketat, duduk dalam jangka waktu lama di tempat yang panas, serta perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan antioksidan untuk memperbaiki kualitas sperma.
Lakukan hubungan seksual di hari ovulasi, bila perlu tunda hubungan seksual sebelum hari ovulasi agar kualitas sperma memang yang terbaik saat ovulasi. Jangan langsung bangkit setelah hubungan seksual, bila perlu ganjal pinggul Anda dengan bantal agar sperma tertahan di sekitar rahim Anda. Pastikan Anda tidak terlalu lelah karena kehamilan memerlukan tubuh yang bugar dan pasokan oksigen yang lancar. Hal-hal di atas dapat Anda coba untuk mempercepat terjadinya kehamilan, namun bila setelah satu tahun masih belum terjadi kehamilan, maka sebaiknya Anda dan suami memeriksakan diri ke dokter, untuk mengetahui apakah terdapat kelainan.
(eny/hst)
Konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika menjelaskan, untuk mengetahui penghitungan masa subur, mulailah dengan mencatat tanggal berapa hari pertama siklus menstruasi Anda setiap bulannya. Dari hari pertama menstruasi ke hari pertama menstruasi bulan berikutnya merupakan satu siklus menstruasi, lamanya bervariasi antara 20-40 hari.
Masa ovulasi atau lepasnya sel telur, merupakan pertengahan dari siklus tersebut, kurang lebih 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Misalnya siklus menstruasi Anda 28 hari (tanggal menstruasi selalu maju 2 hari), maka ovulasi Anda sekitar hari ke 14 setelah hari pertama menstruasi. Siklus ini bisa maju dan bisa mundur beberapa hari, demikian juga sperma, dapat bertahan hidup dalam tubuh Anda selama 1-2 hari. Sehingga Anda dan suami memiliki waktu sekitar 4 hari untuk berhubungan yang dapat menghasilkan kehamilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kalender masa subur dan kedua penanda fisik itulah diketahuinya masa ovulasi Anda, dan saat itulah saat terbaik melakukan hubungan seksual. Anda juga dapat mengetahui masa subur dengan pemeriksaan di dokter kandungan, yaitu dengan ultrasonografi (USG) transvaginal, dengan alat tersebut akan terlihat dan terukur ukuran folikel-folikel di indung telur, sehingga dapat diketahui kapan folikel tersebut akan pecah dan mengeluarkan sel telur.
Kualitas sperma juga mempengaruhi kecepatan terjadinya kehamilan. Walaupun hanya diperlukan satu sperma untuk membuahi sel telur, namun konsentrasi sperma dalam air mani dan juga tingkat kecacatan sperma sangat mempengaruhi untuk terjadinya pembuahan. Usahakan agar suami Anda tidak menggunakan celana yang terlalu ketat, duduk dalam jangka waktu lama di tempat yang panas, serta perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan antioksidan untuk memperbaiki kualitas sperma.
Lakukan hubungan seksual di hari ovulasi, bila perlu tunda hubungan seksual sebelum hari ovulasi agar kualitas sperma memang yang terbaik saat ovulasi. Jangan langsung bangkit setelah hubungan seksual, bila perlu ganjal pinggul Anda dengan bantal agar sperma tertahan di sekitar rahim Anda. Pastikan Anda tidak terlalu lelah karena kehamilan memerlukan tubuh yang bugar dan pasokan oksigen yang lancar. Hal-hal di atas dapat Anda coba untuk mempercepat terjadinya kehamilan, namun bila setelah satu tahun masih belum terjadi kehamilan, maka sebaiknya Anda dan suami memeriksakan diri ke dokter, untuk mengetahui apakah terdapat kelainan.
(eny/hst)
Olahraga
Golfer Wajib Coba! 2 Sepatu Golf yang Nyaman Dipakai dan Bikin Swing Lebih Mantap
Olahraga
Main Padel Pertama Kali? Coba 2 Raket Ini yang Ramah untuk Pemula
Olahraga
Bikin Aktivitas Gym Lebih Praktis! Ini Rekomendasi Tas Olahraga yang Wajib Kamu Punya
Pakaian Wanita
Rekomendasi Daster Wanita Terbaik untuk Tidur Nyaman! Review Daster URU UCBamboo
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Potret Prewedding El Rumi & Syifa Hadju, Memukau Dengan Gaya Tradisional
2
Most Pop: Gadis Tercantik di Dunia Dilamar, Siapa Calon Suaminya?
3
Buku Baru Klaim Camilla Sebut Meghan Markle 'Cuci Otak' Pangeran Harry
4
Gaun Rusak hingga Jatuh di Tangga, 5 Momen Oscars yang Nyaris Jadi Malapetaka
5
Serum Microneedling Viral di TikTok, Dokter Ungkap Risikonya
MOST COMMENTED











































