Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Wanita Dominan di Rumah Jarang Bercinta dengan Suami

wolipop
Selasa, 27 Sep 2011 08:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Urusan rumah tangga bisa mempengaruhi kehidupan seks, sebuah penelitian yang dilakukan di Afrika membuktikan hal itu. Berdasarkan penelitian itu, wanita yang terlalu dominan di rumah, jarang berhubungan seks dengan suami.

Penelitian tersebut dilakukan oleh tim dari Johns Hopkins University dan dimuat dalam Journal of Sex, Oktober mendatang. Dalam penelitian itu yang menjadi responden adalah wanita dari enam negara di Afrika.

Dikutip dari Telegraph, dalam penelitian tersebut, para responden ditanya soal kapan terakhir mereka melakukan hubungan intim. Responden juga diminta menjawab pertanyaan siapa yang memberikan keputusan terakhir dalam urusan kesehatan sampai masalah rumah tangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah diteliti hasilnya wanita yang banyak mengambil keputusan jarang berbagi keintiman dengan pasangannya. "Semakin banyak keputusan dibuat oleh wanita, dibandingkan dengan yang mengambil keputusan bersama-sama, semakin jarang juga si wanita berhubungan seks," ujar pimpinan penelitian itu Michelle Hindin.

Penelitian tersebut juga menunjukkan semakin dominan dan tegas seorang wanita, dia 100 kali lebih jarang berhubungan seks. Namun para peneliti memberi catatan, hal di atas tidak selalu terjadi. Bisa juga karena si wanita memang mengontrol preferensi seksualnya.

"Memahami bagaimana posisi wanita dalam urusan rumah tangga mempengaruhi kehidupan seks mereka, penting untuk melindungi hak seksual wanita dan membantu mereka mendapatkan kehidupan seksual yang aman dan nyaman," jelas pendamping penelitian itu, Carie Muntifering.

Lokasi di mana wanita tersebut tinggal juga mempengaruhi hasil penelitian tersebut. Penelitian yang dilakukan Florida State University, menemukan semakin adil pasangan melakukan pengambilan keputusan, makin sering juga mereka bercinta. Dalam penelitian itu yang menjadi responden adalah 300 ribu orang yang tinggal di 37 negara.

Penelitian para ilmuwan di Florida itu juga menemukan, semakin tinggi kesadaran pasangan pada kesetaraan gender, semakin sering juga mereka berhubungan seks. Sedangkan di negara yang kesetaraan gendernya kurang, pasangan lebih jarang bercinta.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads