Tips Agar Tak Nyeri Saat Bercinta dengan Pasangan
wolipop
Sabtu, 30 Jul 2011 14:28 WIB
Jakarta
-
Jangan anggap sepele rasa nyeri saat bercinta dengan pasangan. Jika hal itu kerap dirasakan, bisa jadi Anda kekurangan cairan lubrikasi. Ini tips mengatasinya.Jangan anggap sepele rasa nyeri saat bercinta dengan pasangan. Jika hal itu kerap dirasakan, bisa jadi Anda kekurangan cairan lubrikasi.
Menurut konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika, vagina memiliki lapisan mukosa yang lunak dan tipis, seperti halnya mukosa di dalam rongga mulut, sehingga mudah terjadi iritasi/luka. Oleh karena itu, semua gesekan di daerah tersebut memerlukan cairan pelumas yang akan mengurangi gaya gesek.
Jika seorang wanita kekurangan caira pelumas saat bercinta yang akan terjadi adalah timbunya suatu perlukaan di dalam vagina. Perlukaan ini tidak harus besar dan menyebabkan banyak keluar darah, namun bisa jadi merupakan perlukaan kecil yang tidak sampai menimbulkan perdarahan, hanya terjadi sedikit ketidakutuhan pada lapisan mukosa.
"Perlukaan yang kecil ini jika terkena sperma yang mengandung zat-zat mediator radang seperti prostaglandin akan mengaktifkan proses peradangan yang menimbulkan rasa nyeri/perih," jelasnya kepada wolipop.
Menurut dr. Vanda, perih yang selama ini dirasakan wanita saat bercinta bisa jadi akibat kurangnya lubrikasi saat fase penetrasi penis ke dalam vagina. Fase penetrasi yang terlalu lama sehingga lubrikasi yang dikeluarkan tidak lagi mencukupi juga bisa membuat Anda merasa nyeri karena terjadi iritasi pada dinding vagina anda. Bila itu yang terjadi maka Anda dan pasangan disarankan memperlama foreplay ataupun menggunakan cairan lubrikasi tambahan yang dapat dibeli di apotik.
Agar tidak nyeri, saat memulai hubungan seksual, disarankan dimulai dengan foreplay. Foreplay bisa membuat cairan lubrikasi alami diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di sekitar vagina yang artinya vagina siap untuk suatu hubungan seksual.
Kalau Anda merasa sudah mendapatkan foreplay yang cukup, namun tetap merasa nyeri, dr. Vanda menyarankan Anda melakukan pemeriksaan pap smear. Bisa jadi rasa nyeri itu timbul karena adanya infeksi, tumor atau kanker.
Pemeriksaan pap smear dilakukan dengan mengambil apusan dari lapisan leher rahim untuk mengetahui adanya sel kanker, ataupun adanya peradangan. Wanita yang sudah melakukan hubungan seksual wajib melakukan pemeriksaan ini.
(eny/eny)
Menurut konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika, vagina memiliki lapisan mukosa yang lunak dan tipis, seperti halnya mukosa di dalam rongga mulut, sehingga mudah terjadi iritasi/luka. Oleh karena itu, semua gesekan di daerah tersebut memerlukan cairan pelumas yang akan mengurangi gaya gesek.
Jika seorang wanita kekurangan caira pelumas saat bercinta yang akan terjadi adalah timbunya suatu perlukaan di dalam vagina. Perlukaan ini tidak harus besar dan menyebabkan banyak keluar darah, namun bisa jadi merupakan perlukaan kecil yang tidak sampai menimbulkan perdarahan, hanya terjadi sedikit ketidakutuhan pada lapisan mukosa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dr. Vanda, perih yang selama ini dirasakan wanita saat bercinta bisa jadi akibat kurangnya lubrikasi saat fase penetrasi penis ke dalam vagina. Fase penetrasi yang terlalu lama sehingga lubrikasi yang dikeluarkan tidak lagi mencukupi juga bisa membuat Anda merasa nyeri karena terjadi iritasi pada dinding vagina anda. Bila itu yang terjadi maka Anda dan pasangan disarankan memperlama foreplay ataupun menggunakan cairan lubrikasi tambahan yang dapat dibeli di apotik.
Agar tidak nyeri, saat memulai hubungan seksual, disarankan dimulai dengan foreplay. Foreplay bisa membuat cairan lubrikasi alami diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di sekitar vagina yang artinya vagina siap untuk suatu hubungan seksual.
Kalau Anda merasa sudah mendapatkan foreplay yang cukup, namun tetap merasa nyeri, dr. Vanda menyarankan Anda melakukan pemeriksaan pap smear. Bisa jadi rasa nyeri itu timbul karena adanya infeksi, tumor atau kanker.
Pemeriksaan pap smear dilakukan dengan mengambil apusan dari lapisan leher rahim untuk mengetahui adanya sel kanker, ataupun adanya peradangan. Wanita yang sudah melakukan hubungan seksual wajib melakukan pemeriksaan ini.
(eny/eny)
Health & Beauty
Kulit Kusam? Blackmores Ultimate Radiance Skin Bantu Rawat Kulit dari Dalam
Elektronik & Gadget
Cari TWS Baru? AirPods Pro 3 Tawarkan Audio Adaptif dan ANC Lebih Canggih
Makanan & Minuman
Lactose Intolerant? Coba Susu Kedelai Bubuk Ini sebagai Pengganti Susu Sapi
Makanan & Minuman
Cuma Tambah Lauk Ini, Nasi Hangat Jadi 10x Lebih Enak!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Pasangan Artis Ini Mencuri Ratusan Barang di Supermarket, Kini Ditangkap
2
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
3
Mantan Idol Berharap Setenar BLACKPINK, Dark Jokes-nya Viral Bikin Ngakak
4
Istri Tyson Fury Tak Siap Jadi Nenek di Usia 37, Putrinya Dinikahkan Usia 17
5
5 Gaya Emma Stone Pamer Punggung di Red Carpet Oscars, Seksi-Elegan
MOST COMMENTED











































