Rahasia Cepat Hamil ala Seksolog Hollywood
wolipop
Senin, 07 Jun 2010 12:07 WIB
Jakarta
-
Seorang seksolog yang kerap menangani kasus fertilitas selebriti Hollywood buka rahasia. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar wanita makin subur. Apa itu?
Zita West menjadi guru untuk masalah pembuahan bagi selebritis Hollywood papan atas. Sebut saja Kate Winslet dan Cate Blanchett, mereka pernah berkonsultasi pada wanita ini.
Baru-baru ini West meluncurkan buku berjudul 'Zita West's Guide to Fertility and Assisted Conception'. Di sana, ia memberikan panduan bagi pasangan yang ingin mendapatkan keturunan.
Dalam buku tersebut West mewawancarai dokter-dokter terkenal dalam bidang pembuahan. Menurut mereka, 23 persen kasus ketidaksuburan seseorang tidak bisa dijelaskan. Namun West percaya hampir 80 persen dari kasus tersebut dikarenakan mindset yang salah.
West mengatakan bahwa kebanyakan pasangan yang tidak kunjung dikaruniai keturunan dikarenakan faktor tekanan dan stres. "Anda harus melepas tekanan tersebut dan hal itu tidak mudah," ujar West seperti dikutip dari telegraph.
Kurangnya frekwensi bercinta menjadi salah satu penyebabnya. West menganjurkan untuk bercinta tiga kali dalam seminggu secara rutin untuk mendapatkan keturunan.
Sayangnya, ketika satu hingga dua bulan belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan, tekanan mulai datang, baik dari pasangan ataupun dari orang tua. Padahal untuk mendapatkan anak pertama, bisa membutuhkan waktu satu tahun, bahkan lebih, tergantung dari tingkat kesuburan seseorang.
Setelah tekanan datang, masalah baru pun muncul. Meskipun tidak pernah diungkapkan, namun sebagian besar orang menyalahkan pasangannya dan wanita pun mulai terpaku pada siklus kesuburannya. Hal ini justru membuat tekanan menjadi semakin menjadi-jadi.
Hal di atas tidak hanya merusak siklus wanita saja, tetapi juga mengganggu kesuburan pria. "Saya sering kali melihat kecemasan pria terhadap performanya di atas ranjang (setelah tekanan datang)," tambah Zeta.
Hasilnya, tingkat testosteron pria pun menurun yang menyebabkan penurunan kualitas sperma. Penurunan ini memberikan kontribusi hingga 50 persen terhadap penundaan pembuahan.
Oleh karena itu, West menyarankan bagi pasangan yang ingin mempunyai anak, sebaiknya membuang semua gaya hidupnya yang tidak sehat, mulai dari merokok, tidak berolahraga hingga tekanan pekerjaan. Sangat penting untuk berada di posisi yang tepat jika ingin hamil, yakni dengan lebih rileks, berhenti merokok, menjaga berat badan.
Kepanikan Anda sendiri yang menjadi bumerang sehingga tidak kunjung memiliki anak. Dan perlu diingat bahwa memiliki anak bukanlah sebuah kewajiban, tetapi karunia Tuhan.
(af1/fer)
Zita West menjadi guru untuk masalah pembuahan bagi selebritis Hollywood papan atas. Sebut saja Kate Winslet dan Cate Blanchett, mereka pernah berkonsultasi pada wanita ini.
Baru-baru ini West meluncurkan buku berjudul 'Zita West's Guide to Fertility and Assisted Conception'. Di sana, ia memberikan panduan bagi pasangan yang ingin mendapatkan keturunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
West mengatakan bahwa kebanyakan pasangan yang tidak kunjung dikaruniai keturunan dikarenakan faktor tekanan dan stres. "Anda harus melepas tekanan tersebut dan hal itu tidak mudah," ujar West seperti dikutip dari telegraph.
Kurangnya frekwensi bercinta menjadi salah satu penyebabnya. West menganjurkan untuk bercinta tiga kali dalam seminggu secara rutin untuk mendapatkan keturunan.
Sayangnya, ketika satu hingga dua bulan belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan, tekanan mulai datang, baik dari pasangan ataupun dari orang tua. Padahal untuk mendapatkan anak pertama, bisa membutuhkan waktu satu tahun, bahkan lebih, tergantung dari tingkat kesuburan seseorang.
Setelah tekanan datang, masalah baru pun muncul. Meskipun tidak pernah diungkapkan, namun sebagian besar orang menyalahkan pasangannya dan wanita pun mulai terpaku pada siklus kesuburannya. Hal ini justru membuat tekanan menjadi semakin menjadi-jadi.
Hal di atas tidak hanya merusak siklus wanita saja, tetapi juga mengganggu kesuburan pria. "Saya sering kali melihat kecemasan pria terhadap performanya di atas ranjang (setelah tekanan datang)," tambah Zeta.
Hasilnya, tingkat testosteron pria pun menurun yang menyebabkan penurunan kualitas sperma. Penurunan ini memberikan kontribusi hingga 50 persen terhadap penundaan pembuahan.
Oleh karena itu, West menyarankan bagi pasangan yang ingin mempunyai anak, sebaiknya membuang semua gaya hidupnya yang tidak sehat, mulai dari merokok, tidak berolahraga hingga tekanan pekerjaan. Sangat penting untuk berada di posisi yang tepat jika ingin hamil, yakni dengan lebih rileks, berhenti merokok, menjaga berat badan.
Kepanikan Anda sendiri yang menjadi bumerang sehingga tidak kunjung memiliki anak. Dan perlu diingat bahwa memiliki anak bukanlah sebuah kewajiban, tetapi karunia Tuhan.
(af1/fer)
Olahraga
Legging High Waist untuk Yoga & Lari dari Seri Brand COSI! Pilih yang Sesuai dengan Aktivitasmu
Olahraga
Sepatu Lari Wanita Terbaik 2026! Ringan, Terjangkau, dan Ideal untuk Jogging Harian
Pakaian Wanita
Effortless Chic Tanpa Ribet! Tunik Monogram Elzatta untuk Look Rapi di Berbagai Momen
Kesehatan
Jaga Lambung dan Imun Selama Puasa Ramadan! PRO EM 1 Bantu Stabilkan Lambung dengan Bakteri Baik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Potret Maudy Koesnaedi Mesra Bareng Suami, Wajah Awet Muda Curi Atensi
2
Viral Punch the Monkey, Boneka Orangutan IKEA Langsung Ludes
3
'Fashion Is Art' Jadi Dress Code Met Gala 2026, Langsung Disambut Kritik
4
Alba Gandeng Arkiv, Luncurkan Jam Tangan 'Domma' Edisi Terbatas Bertema Laut
5
Mantan Suami Barbie Hsu Dikaruniai Anak Pertama dari Istri Kedua
MOST COMMENTED











































