Kontroversi Viagra Perempuan (Bagian 2)
wolipop
Rabu, 05 Mei 2010 12:05 WIB
Jakarta
-
Saat ini viagra perempuan telah beredar. Tetapi apakah sebenarnya perempuan memerlukan obat kuat ini untuk meningkatkan performa aktifitas seksual?
Melanjutkan artikel sebelumnya, viagra merupakan obat favorit lelaki untuk mendapatkan ereksi lebih lama. Kini,telah hadir viagra untuk perempuan yang (katanya) mampu meningkatkan kepuasan bercinta.
Sebelum Anda mencobanya, ada baiknya mengetahui lebih dulu pengaruh obat ini terhadap kehidupan bercinta, tubuh serta masa depan Anda. Berikut pendapat para ahli terhadap obat ini.
Bagi Andre T. Guay, MD, FACP, FACE dan ahli lain dari Lahey Clinic Northshore di Massachusetts, Amerika Serikat, Viagra tidak diperkenankan bagi perempuan. "Perempuan bisa memakai ini (viagra) jika diperbolehkan oleh dokter. Namun, viagra secara tidak resmi diperbolehkan (bagi mereka yang dianjurkan) dan tidak ada data keamanan jangka panjang," ujar Andre.
"PDE5s (viagra) berfungsi meningkatkan aliran darah. Seharusnya, pada laki-laki, hal ini menyebabkan ereksi, dan bagi perempuan hal ini meningkatkan gairah dan kemudian membuatnya orgasme," tambah Andre. Namun bukan berarti pil ini meningkatkan libido di tiap gender. Beberapa studi dalam penggunaan viagra pada perempuan, ditemukan berbagai hasil. "Dalam kondisi yang baik, viagra bekerja pada perempuan. Namun bagaimana jika tidak?" ujar Andre.
(af1/fer)
Melanjutkan artikel sebelumnya, viagra merupakan obat favorit lelaki untuk mendapatkan ereksi lebih lama. Kini,telah hadir viagra untuk perempuan yang (katanya) mampu meningkatkan kepuasan bercinta.
Sebelum Anda mencobanya, ada baiknya mengetahui lebih dulu pengaruh obat ini terhadap kehidupan bercinta, tubuh serta masa depan Anda. Berikut pendapat para ahli terhadap obat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PDE5s (viagra) berfungsi meningkatkan aliran darah. Seharusnya, pada laki-laki, hal ini menyebabkan ereksi, dan bagi perempuan hal ini meningkatkan gairah dan kemudian membuatnya orgasme," tambah Andre. Namun bukan berarti pil ini meningkatkan libido di tiap gender. Beberapa studi dalam penggunaan viagra pada perempuan, ditemukan berbagai hasil. "Dalam kondisi yang baik, viagra bekerja pada perempuan. Namun bagaimana jika tidak?" ujar Andre.
(af1/fer)











































