Musim Panas Datang, Hati-hati Migren!
wolipop
Rabu, 11 Mar 2009 13:19 WIB
Jakarta
-
Musim panas telah datang. Temperatur pun naik secara drastis. Menurut penelitian, udara panas dapat mengakibatkan migren.
Migren merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat. Bahayanya, migren dapat berpengaruh pada kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, banyak diadakan penelitian mengenai apa penyebab penyakit tersebut.
Menurut penelitian terbaru yang dilakukan di Boston, Amerika Serikat, cuaca bisa menjadi penyebab timbulnya migren. Kenaikan temperatur hingga 5 derajat celcius dapat meningkatkan jumlah penderita migren sebanyak 7,5 persen setiap harinya.
Dikutip detikhot dari Telegraph, Rabu (11/3/2009) penelitian selanjutnya juga menemukan, bahwa dalam kurun waktu 72 jam tekanan udara turun, maka gejala sakit kepala akan semakin bertambah.
Oleh karena itu, ada baiknya untuk tidak keluar ruangan saat matahari tengah terik. Perubahan suhu drastis akan sangat cepat memicu timbulnya migrain dan sakit kepala. Jika terpaksa harus keluar ruangan, coba pakai topi atau penutup kepala untuk melindungi kepala Anda dari sinar matahari yang menyengat.
(kee/kee)
Migren merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat. Bahayanya, migren dapat berpengaruh pada kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, banyak diadakan penelitian mengenai apa penyebab penyakit tersebut.
Menurut penelitian terbaru yang dilakukan di Boston, Amerika Serikat, cuaca bisa menjadi penyebab timbulnya migren. Kenaikan temperatur hingga 5 derajat celcius dapat meningkatkan jumlah penderita migren sebanyak 7,5 persen setiap harinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, ada baiknya untuk tidak keluar ruangan saat matahari tengah terik. Perubahan suhu drastis akan sangat cepat memicu timbulnya migrain dan sakit kepala. Jika terpaksa harus keluar ruangan, coba pakai topi atau penutup kepala untuk melindungi kepala Anda dari sinar matahari yang menyengat.
(kee/kee)











































