Dimanja Hidangan Nusantara Bersulam Bumbu Autentik di Restoran Daun Muda

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 16 Apr 2018 15:31 WIB
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop Foto: Daniel Ngantung/Wolipop

Jakarta - Dari namanya, restoran ini sudah cukup menarik perhatian. Daun Muda, begitu nama restoran yang berlokasi di kawasan elite Senopati, Jakarta Selatan, itu. Tapi sejatinya, restoran ini bukan sekadar menjual nama yang catchy saja.

Lengkapnya, restoran ini bernama Daun Muda Soul Food by Andrea Peresthu. Dari informasi yang beredar di dunia maya, diketahui Daun Muda didirikan oleh dua pengacara kondang Tanah Air, Todung Mulya Lubis dan Lelyana Santosa.

Kecintaannya pada masakan Nusantara memotivasi mereka untuk berbisnis kuliner dengan menggandeng Chef Andrea Peresthu untuk meracik pilihan menunya.

Tak sulit untuk menemukan lokasi Daun Muda. Restoran ini berada di seberang Mabes Polri, tepat di pojok perempatan Jalan Trunojoyo dan Jalan Aditiawarman.

Dimanja Hidangan Nusantara Bersulam Bumbu Autentik di Restoran Daun MudaSuasana area dining dan bar di restoran Daun Muda. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Tampak luar, bangunan berlantai dua ini tampil dengan desain minimalis dengan perpaduan nuansa tropis lewat kehadiran pohon dan tanaman-tanaman yang menjuntai. Pintu besar kayu menyambut tamu yang ingin bersantap.

Interior kayu bergaya modern kembali mendominasi di dalam, memberi kesan hangat, sekaligus mempertegas sentuhan tradisional sesuai dengan menu yang ditawarkan.

Dalam lembaran menu yang diisi dengan ilustrasi-ilustrasi menarik karya ilustrator Rudy Ao, Chef Andrea bercerita, sebagai pendiri Javanegra Gourmet Atelier, ia dan mitranya, Reni Alhadad, terbiasa memasak hidangan khas Spanyol yang autentik.

Daun Muda hadir dengan dapur berkonsep terbuka (open-kitchen).Daun Muda hadir dengan dapur berkonsep terbuka (open-kitchen). (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Agar tak terlalu jenuh dengan masakan Spanyol, Chef Andrea dan Reni mencari variasi makanan lain. Berdarah Palembang, ia mencari makanan rumahan yang bercampur antara Palembang, Manado, Arab, dan Melayu.

"Jadilah Daun Muda! Perpaduan tradisi memasak di dapur Javanegara dengan bahan dasar yang segar, unik, bersulam bumbu-bumbu Nusantara yang autentik," kata Andrea.

Cukup dengan histori serta asal-muasal restoran, pengalaman kuliner dimulai dengan hidangan pembuka. Berdasarkan rekomendasi pramusaji, pilihan jatuh pada Kerang Rebus dan Rusip Daun Muda.

Banyak pilihan menu seafood di Daun Muda. Untuk pembuka, kerang rebus bisa jadi pilihan.Banyak pilihan menu seafood di Daun Muda. Untuk pembuka, kerang rebus bisa jadi pilihan. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Seperti salad, Rusip Daun Muda terdiri dari beberapa jenis dedaunan mentah, kacang panjang, irisan tomat serta bawang merah, dan petai, yang dengan ikan asin hasil fermentasi yang minyaknya menjadi saus tersendiri. Cocok bagi Anda penyuka sayuran.

Sementara itu, kerang rebus dihidangkan dengan perasan jeruk lemon yang segar. Pas untuk membuka hidangan! Di sini, menu makanan laut memang cukup dominan. Selain kerang, Anda juga bisa menemukan ikan dan udang dengan olahan dan saus yang bervariasi.

Rusip Daun Muda.Rusip Daun Muda. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Tak terlalu lama untuk menunggu menu pembuka tiba di meja. Sembari menantikan datangnya makanan, Anda bisa melihat aksi para juru masak meracik pesanan di dapur yang berkonsep terbuka (open-kitchen). Area dapur dikelilingi meja panjang serta kursi bar bagi tamu yang ingin bersantap sambil menyaksikan kesibukan para chef.

Sampai di menu utama, lidah dimanjakan dengan Nasi Goreng Sosis Wagyu yang menjadi menu andalan di restoran ini. Menu ini disajikan dengan sambal dan emping yang semakin menggugah selera. Juga melengkapi jamuan di siang itu, Satai Ayam Manado bumbu rica-rica nan pedas yang memanjakan lidah.

Perlu dicatat, hampir semua menu utama berporsi besar untuk sharing. Jika merasa terlalu banyak, Anda bisa memesannya setengah porsi. Harganya tentu disesuaikan.

Selain hidangan laut, Daun Muda juga menjadi surga tersendiri bagi pecinta masakan pedas. Jika pedasnya kurang, tersedia pilihan menu 'cabe-cabean' alias sambal. Dari sambal matah, dabu-dabu, sambal nanas, sambal terasi, sambal ijo, hingga sambal mangga, bisa dipesan di sini.

Nasi Goreng Sosis Wagyu khas Daun Muda.Nasi Goreng Sosis Wagyu khas Daun Muda. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)


Untuk urusan minuman, Daun Muda juga memiliki varian yang cukup beragam. Mulai dari teh, kopi, jus segar, sampai minuman beralkohol seperti bir dan wine. Sebagai penutup, Unjuk Rasa menjadi pilihan. Menu ini terdiri dari semacam kue apem berisi ketan hitam yang disajikan dengan taburan kelapa serut, wajik, dan gelato kacam. Masing-masing seolah unjuk gigi dengan rasa khasnya. Slurpp!

Pelayanan para staf Daun Muda pun cukup memuaskan. Tanpa diminta, pramusaji dengan sigap mengganti piring kotor kami yang dipenuhi tumpukan sampah bekas kerang dengan piring bersih. Dengan pengalaman kuliner yang ditawarkan, rasanya sepadan bila harus merogoh kocek sekitar Rp 600 ribuan untuk dua orang di Daun Muda.

Unjuk Rasa, pencuci mulut andalan Daun Muda. Unjuk Rasa, pencuci mulut andalan Daun Muda. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)

(dtg/dtg)