Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cardamon, Resto Khas Asia Bernuansa Retro-Modern

wolipop
Selasa, 12 Apr 2011 13:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Dengan tagline-nya 'Food, Drink & Playground', membuat orang bertanya-tanya apa sebenarnya konsep dari Cardamon, restoran yang berada di Jalan Pejaten Raya No. 46, Jakarta Selatan ini.

Sesuai tagline, Cardamon memang bukan sekedar tempat untuk bersantap hidangan dari menu ala Asia, Western dan Indonesia yang ditawarkan. Jika berjalan-jalan ke dalam, Anda akan mendapati teras belakang lengkap dengan sofa-sofa rotan, kolam renang yang luas dan tempat bermain untuk anak-anak.

Berbeda dengan konsep eksterior di teras belakang yang playful dan fun, area tengah restoran ini bernuansa lebih serius. Gaya retro-modern terlihat mendominasi interior ruangan, dengan dinding kayu bertekstur, sofa panjang bermotif sulur bunga, meja kayu, kursi berlapis bahan tweed merah serta meja hias merah dengan ukiran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu yang unik dari tempat ini adalah penempatan rak dan lemari yang diisi berbagai toples, botol kaca, panci, penggorengan dan berbagai peralatan masak lainnya, yang membuat Anda merasa seperti di dapur sendiri. Di tengah-tengah ruangan berdiri sebuah bar yang didalamnya terdapat kesibukan para chef dan pelayan membuatkan serta mengambil pesanan tamu.

Ingin merasakan kenyamanan ekstra saat bersantap di sini, kami pun memilih duduk di sofa panjang warna cokelat berhias motif bunga. Di sudut ini, langit-langitnya dihiasi material keramik warna hitam yang juga bermotif sulur bunga, menambah kesan retro-modern. Puas melihat-lihat dekorasi yang tertata apik, tibalah saatnya kami memesan makanan.

Mencoba mengukuhkan posisinya sebagai 'The Best Selected Asiatic Cuisine', Cardamon memang lebih banyak menghadirkan menu-menu khas Asia. Namun Anda juga bisa menemui beberapa kuliner ala western. Setelah sibuk memilih-milih menu, pilihan jatuh pada tiga menu Asia, satu menu appetizer dan satu menu western.

Untuk menu Asia, ada Nasi Goreng Buntut, Mie Aceh Goreng dan Tom Yung Gung. Appetizer, kami memilih Seafodd Crepes, yang sayangnya kurang menggugah selera untuk makan. Sebagai menu dengan embel-embel 'seafood', tidak terasa adanya udang, cumi-cumi atau ikan yang mengisi bungkus adonan tepung tipis ini. Sedangkan menu western, kami tergoda memesan Short Ribs.

Nasi Goreng Buntut yang dilengkapi dua tusuk sate ayam terbilang cukup enak. Begitu juga dengan short ribs yang lembut, empuk dan terasa juicy di lidah, apalagi jika dimakan bersama mashed potato. Untuk Mie Goreng Aceh, tekstur miesedikit lembek dan rasa pedasnya kurang menggigit, hanya terasa bumbu rempah yang sedikit kuat. Kuah Tom Yung Gung terasa segar, dengan isian jamur, baso ikan dan udang.

Anda juga bisa menikmati berbagai minuman dan hidangan penutup seperti teh tarik, thai ice tea, es cincau, es cendol dawet, pancake, banana split dan banana caramel. Harga makanan di Cardamon berkisar antara Rp 35 ribu ke atas, sedangkan minuman mulai dari Rp 15 ribu. Jika Anda datang bersama lima orang teman, merogoh kocek sekitar Rp 376 ribu (makanan + minuman).

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads