Liputan Khusus Drama Uang Belanja

Uang Belanja dari Suami Kurang? Ini Penyebab dan Cara Menyiasatinya

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 31 Jan 2021 15:30 WIB
Shocked young woman looking at a store receipt isolated on white background Ilustrasi wnaita yang terkejut melihat struk belanjaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ljupco.
Jakarta -

Seorang ibu dituntut harus pintar dalam berbagai hal terutama dalam hal keuangan. Namun mengatur keuangan dalam rumah tangga bukanlah hal yang mudah.

Kamu termasuk yang kerap merasa uang belanja kurang atau mepet? Apa yang harus diakukan supaya uang pemberian suami bisa mencukupi untuk memasak? Wolipop berbincang dengan pakar keuangan Bareyn Mochaddin, S.Sy., M.H., RPPĀ® untuk membahas apa yang menyebabkan uang belanja bisa kurang dan bagaimana cara menyiasatinya.

Berikut tiga hal yang membuat uang belanja kurang dan cara menyiasatinya:

1. Uang yang diberikan memang kurang

Menurut Bareyn Mochaddin, penyebab paling umum saat uang belanja kurang adalah karena memang uang yang diberikan oleh suami tidak sesuai dengan kebutuhan. Jika uang belanja yang diberikan suami kurang, Bareyn menyarankan seorang istri harus bisa membagi skala prioritas.

Buatlah planning dan budgeting bersama suami. Jika memang hal tersebut sudah dilakukan tapi uang yang diberikan masih kurang, sampaikan baik-baik kepada suami bahwa uangnya tidak cukup. Ajak suami berdiskusi untuk mengurangi mana pengeluaran yang tidak terlalu penting.

"Jika ternyata semuanya adalah hal yang penting sedangkan suami sudah tidak mampu memberi lebih, maka bantu suami untuk mencari penghasilan tambahan. Bisa bantu semangat, doa, atau bahkan bantu mencari penghasilan tambahan," saran Bareyn.

2. Tidak bisa dikelola dengan baik

Penyebab uang belanja dari suami kurang selanjutnya adalah karena istri kurang bisa mengelolanya dengan baik. Sehingga seberapa pun uang belanja yang diberikan akan terasa kurang. Kebiasaan ini seharusnya dihindari agar tidak boros. Bagaimana cara menyiasatinya?

"Biasanya, di sini yang kurang baik adalah executing atas planning-nya. Coba ajak suami untuk sama-sama mengawasi belanja keluarga. Dengan cara ini suami dan istri bisa saling menjaga," saran pakar keuangan yang kerap berbagi tips melalui akun Instagram @uang_kita itu.

Tips tambahan dari Bareyn, ada baiknya suami dan istri punya catatan keuangan masing-masing sehingga bisa saling tracking pengeluaran yang dilakukan. Apakah pengeluaran tersebut sudah sesuai rencana, ataukah tidak.

3. Harga kebutuhan pokok naik

Dan penyebab uang belanja dari suami kurang berikutnya adalah naiknya harga-harga kebutuhan pokok. Jika hal ini yang terjadi, pastinya hal tersebut tidak bisa dihindari.

Cara menyiasatinya coba berdiskusi lagi dengan suami. Berikan data yang ada di lapangan bahwa uang yang diberikan tidak cukup karena harga-harga naik. Ajukan perubahan rencana, atau minta saran suami untuk membuat rencana baru.

"Bisa juga menggunakan diskon-diskon yang ada di E-commerce untuk belanja, membayar tagihan dan lainnya untuk mendapatkan cashback, nanti cashback-nya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya," saran Bareyn.

Bagaimana, kamu sudah tahu apa yang menjadi penyebab uang belanja kurang dan cara untuk menyiasatinya? Semoga bermanfaat!

(gaf/eny)