Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kulit Mudah Merah? Kenali Perbedaan Rosacea dan Kulit Sensitif

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Selasa, 14 Apr 2026 10:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Bekas Jerawat di Wajah
Foto: Getty Images/VLG
Jakarta -

Orang-orang sering kali salah kaprah dalam menggunakan istilah yang ramai dipakai, baik secara umum maupun di lingkungan medis. Salah satunya adalah rosacea, yaitu kondisi kemerahan pada kulit yang dapat kambuh karena berbagai faktor.

Rosacea Sering Tertukar dengan Kulit Sensitif

Rosacea sering disalahartikan sebagai kulit sensitif. Padahal, kesalahan pemahaman ini bisa berujung pada penanganan yang tidak tepat karena keduanya memiliki penyebab dan pendekatan perawatan yang berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kulit Sensitif Bukan Diagnosis Medis

Kulit sensitif bukanlah penyakit atau diagnosis medis. Kondisi ini menggambarkan kulit yang mudah bereaksi terhadap faktor luar seperti produk skincare, lingkungan, maupun gaya hidup. Biasanya kondisi ini terjadi karena skin barrier yang rusak sehingga bahan yang berpotensi mengiritasi lebih mudah masuk ke lapisan kulit.

Kulit sensitif umumnya dapat diatasi dengan penggunaan pelembap serta rangkaian skincare yang lembut dan mampu memperkuat skin barrier. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja dengan gejala seperti:

ADVERTISEMENT

- Kemerahan pada kulit
- Rasa perih atau panas
- Kulit terasa seperti tertarik
- Mudah muncul jerawat.


Rosacea Membutuhkan Penanganan Medis

Berbeda dengan kulit sensitif, rosacea memerlukan penanganan lebih lanjut oleh tenaga medis. Hal ini karena rosacea berkaitan dengan masalah pada pembuluh darah di bawah kulit yang bersifat meradang dan dapat melebar seiring waktu.

Rosacea umumnya muncul di area:

- Pipi
- Hidung
- Dagu
- Dahi

Selain kemerahan pada permukaan kulit, rosacea juga dapat ditandai dengan sensasi seperti terbakar dan muncul benjolan yang menyerupai jerawat. Pada beberapa kasus, rosacea bahkan dapat menyebabkan mata terasa iritasi dan perih secara berkelanjutan.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Rosacea tentu lebih dari sekadar kulit sensitif. Jika kulit terus-menerus mengalami kemerahan, muncul berulang di lokasi yang sama, dan cenderung memburuk, sebaiknya segera mempertimbangkan konsultasi dengan dokter.

Rosacea biasanya ditangani dengan pengobatan khusus sesuai resep dokter.

Perawatan Skincare yang Perlu Diperhatikan

Meski memiliki penanganan berbeda, baik kulit sensitif maupun rosacea sama-sama membutuhkan rangkaian skincare yang ekstra lembut. Semakin ringan dan lembut formulasinya, semakin baik untuk kondisi kulit.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

- Menghindari produk yang mengandung parfum
- Menggunakan cleanser yang tidak membuat kulit kering
- Memilih produk yang membantu menjaga dan memperkuat skin barrier

Dengan perawatan yang tepat, risiko iritasi dan kemerahan pada kulit dapat diminimalkan.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads