Victoria Beckham Kritik Tajam Brand Skincare yang Pakai Label 'Anti-aging'
Victoria Beckham punya kritikan tajam terhadap industri kecantikan, khususnya pemasaran produk berlabel anti-aging. Desainer fashion yang juga mendirikan brand kosmetik ini tidak ingin memakai istilah tersebut pada produk-produknya karena menganggapnya terlalu negatif.
"Itu hanya kalimat pemasaran yang bagus," ujar Victoria kepada The Times, seperti dilansir Page Six.
Dia melanjutkan, "Saya tidak percaya ada produk topikal yang benar-benar bisa menghentikan proses penuaan, kecuali saya yang ketinggalan informasi. Jadi menurut saya, istilah itu cukup negatif."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menginjak usia 52 tahun, ibu empat anak ini memilih pendekatan yang lebih realistis terhadap penuaan. Dia mengatakan bahwa salah satu hal terbaik dari bertambah usia adalah kemampuan untuk menerima diri sendiri.
Namun bukan berarti istri mantan pesepakbola Davod Beckham ini mengesampingkan perawatan diri. Victoria tetap disiplin menjaga kebugaran, rutin berolahraga, dan aktif membagikan tutorial makeup di media sosial.
Bahkan, ia mengaku rutinitas olahraganya saat ini lebih intens dibandingkan saat berusia 20-an atau 30-an tahun. Menurutnya, memasuki usia 50 tahun bukan alasan untuk berhenti berusaha tampil prima.
"Saya tidak merasa seseorang harus menyerah hanya karena sudah berusia 50 tahun. Itu bukan berarti kamu harus berkompromi. Kamu tetap bisa terlihat menarik," ujarnya.
Setelah lebih dari tiga dekade hidup di bawah sorotan publik dan penilaian soal penampilan, ia merasa bertambah usia justru membawa ketenangan tersendiri.
"Hal terbaik dari bertambah tua adalah kita jadi jauh lebih tidak peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain," katanya.
"Sekarang saya bisa mengendalikan narasi tentang diri saya sendiri," pungkas Victoria.
(hst/hst)










































