Ngeri! Kisah Wanita yang Implan Payudaranya Bocor dan Bernanah
Seorang wanita Inggris nyaris kehilangan nyawa setelah menjalani operasi payudara senilai lebih dari US$20.000 atau sekitar Rp330 juta. Impiannya mendapatkan tubuh impian berujung pada infeksi serius.
Wanita bernama Lisa Hart (45) mengaku payudara kanannya mulai mengeluarkan cairan berwarna hijau hanya seminggu setelah operasi. Kondisinya semakin memburuk, disertai demam dan rasa sakit hebat, hingga akhirnya dokter menyatakan ia mengalami sepsis, infeksi berat yang mengancam nyawa.
Lisa, ibu lima anak asal Ayrshire, Skotlandia, mengaku merasa tidak percaya diri dengan tubuhnya setelah melahirkan. Ia memiliki ukuran payudara 36E dan merasa semua orang terus memperhatikannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lisa memutuskan menjalani operasi pengecilan dan rekonstruksi payudara di sebuah klinik di Glasgow pada Mei 2025. Total biaya yang ia keluarkannya pun tidak murah, mencapai Rp 300 jutaan.
Masalah mulai muncul seminggu kemudian. Saat membuka perban sendiri, Lisa terkejut melihat cairan hijau kekuningan yang merembes dari payudara kanannya. Diduga implannya bocor.
Ilustrasi implan payudara (AP Photo) Foto: Ilustrasi implan payudara (AP Photo) |
"Saya membuka perban sendiri ketika pertama kali melihat cairan hijau kekuningan itu. Beberapa hari kemudian, kulit payudara mulai robek dan muncul lubang di bawah puting. Rasanya seperti neraka," kata Lisa.
Lisa mengaku berulang kali menghubungi klinik tempat ia menjalani operasi selama lebih dari sebulan, namun merasa keluhannya tidak ditanggapi dengan serius. Sementara itu, lubangnya semakin besar dan bernanah.
Dalam kondisi putus asa, Lisa akhirnya mendatangi rumah sakit lain setelah lima minggu setelah operasi. Dokter langsung mengambil sampel dari payudaranya dan menyatakan Lisa mengalami sepsis.
Tak ada pilihan lain selain mengangkat implan payudara kanannya demi menyelamatkan nyawanya. Lisa harus dirawat di rumah sakit selama 10 hari.
Kini, Lisa harus hidup dengan ukuran payudara yang tidak sama, payudara kiri berukuran C-cup, sementara yang kanan hanya B-cup. Kondisi ini berdampak besar pada kesehatan mentalnya.
Ia mengaku jarang keluar rumah, hanya untuk keperluan medis atau belanja penting. Stres berat yang dialaminya bahkan membuat ia harus menjalani perawatan untuk angina.
"Setiap hari saya harus memastikan memakai pakaian longgar agar perbedaan ini tidak terlihat. Saya bahkan takut bercermin," katanya.
Yang lebih menyulitkan, Lisa mengklaim tidak ada klinik lain yang bersedia menangani kasusnya karena kompleksitas prosedur. Satu-satunya pilihan yang tersisa adalah kembali ke klinik yang sama tempat semua ini bermula.
Lisa kini ingin pengalamannya menjadi peringatan bagi perempuan lain agar lebih berhati-hati sebelum menjalani operasi kecantikan, sekaipun di klinik terpercaya.
(kik/kik)
Olahraga
Sering Repot Bawa HP Saat Lari? Tas Pinggang Running Belt Ini Bikin Jogging Lebih Praktis!
Olahraga
2 Alat Gym dan Yoga Murah Bikin Latihan di Rumah Lebih Efektif, Ada Favorit Ibu Hamil!
Olahraga
3 Alat Yoga Simpel Ini Bisa Bikin Latihan di Rumah Lebih Maksimal!
Olahraga
Olahraga Tanpa Gerah! 2 Atasan Wanita Ini Nyaman untuk Gym, Yoga, dan Jogging
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
Cindy Crawford Ungkap Rutinitas Pagi di Usia 60 Tahun, Tuai Sindiran Netizen
Foto Diana Pungky yang Curi Atensi Bukber Bareng Artis Lawas, Cantiknya Awet
60 Ucapan Hampers Lebaran Singkat dan Elegan untuk Kartu Idul Fitri
Ramalan Zodiak 15 Maret: Leo Jangan Dipendam Sendiri, Virgo Jujur dan Terbuka













































