Benarkah Benzolac Ampuh Atasi Jerawat dan Bekasnya?
Kesal dengan masalah jerawat yang tak kunjung usai? Benarkah benzolac ampuh atasi jerawat dan bekasnya?
Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dialami banyak orang. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, jerawat juga memengaruhi kepercayaan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu produk yang sering digunakan untuk mengatasinya adalah benzolac yang mengandung bahan aktif benzoyl peroxide. Namun benarkah benzolac efektif mengatasi jerawat sekaligus bekasnya?
Benzoyl peroxide sendiri telah lama dikenal sebagai bahan andalan dalam perawatan jerawat. Kandungan ini banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit karena kemampuannya menargetkan penyebab utama jerawat.
Jadi, benarkah benzolac ampuh atasi jerawat dan bekasnya? Mengutip Healthline, mari bahas di sini:
Benarkah Benzolac Ampuh Atasi Jerawat?
Jawabannya benar. Benzoyl peroxide bekerja melalui beberapa mekanisme penting dalam mengatasi jerawat.
Pertama, bahan ini mampu membunuh bakteri penyebab jerawat, khususnya Propionibacterium acnes yang berkembang di dalam pori-pori kulit. Dengan berkurangnya bakteri, risiko peradangan dan infeksi juga menurun.
Selain itu, benzoyl peroxide membantu membersihkan pori-pori dengan mengangkat sel kulit mati dan mengurangi produksi minyak berlebih. Pori-pori yang bersih akan meminimalkan terbentuknya komedo maupun jerawat baru.
Tak hanya itu, kandungan ini juga dapat meredakan peradangan sehingga jerawat yang merah dan bengkak bisa lebih cepat sembuh.
Efektif untuk Jenis Jerawat Tertentu
Foto: Getty Images/triocean
Sementara untuk jenis jerawat kistik yang lebih dalam dan parah, penggunaan benzoyl peroxide saja biasanya tidak cukup. Kondisi ini umumnya memerlukan penanganan tambahan dari dokter kulit agar tidak menimbulkan bekas luka permanen.
Apa Benzolac Bisa Atasai Jerawat dan Komedo?
Meski masih termasuk dalam kategori jerawat, komedo hitam dan putih tergolong noninflamasi. Benzoyl peroxide memang dapat membantu membersihkan pori-pori, tapi bukan pilihan utama untuk mengatasi komedo.
Biasanya, dokter lebih menyarankan penggunaan retinoid topikal seperti adapalene atau tretinoin untuk kondisi ini. Lalu bagaimana dengan bekas jerawat?
Perlu dipahami bahwa benzoyl peroxide tidak secara langsung menghilangkan bekas jerawat, terutama yang berupa noda hitam atau jaringan parut. Fungsinya lebih kepada mencegah jerawat baru muncul sehingga risiko terbentuknya bekas baru dapat ditekan.
Cara Penggunaan Benzolac yang Tepat
Foto: Getty Images/Boyloso
Untuk wajah, biasanya disarankan menggunakan konsentrasi lebih rendah, sekitar 2% hingga 5% karena area ini lebih sensitif. Sedangkan area tubuh seperti punggung dan dada umumnya dapat mentoleransi konsentrasi yang lebih tinggi.
Penggunaan produk juga perlu dilakukan secara bertahap, misalnya dimulai satu kali sehari untuk mengurangi risiko iritasi.
Efek Samping yang Perlu Diperhatikan
Meskipun tergolong aman, benzoyl peroxide tetap dapat menimbulkan efek samping, terutama pada awal pemakaian. Beberapa reaksi yang umum terjadi meliputi kulit kering, kemerahan, mengelupas, hingga sensasi perih atau terbakar ringan.
Selain itu, bahan ini juga dapat memutihkan atau menodai pakaian dan rambut. Oleh sebab itu, kamu disarankan mencuci tangan setelah pemakaian dan berhati-hati agar produk tidak mengenai kain atau rambut.
Pada kasus yang jarang, reaksi alergi juga bisa terjadi. Jika muncul bengkak, lepuhan, atau kesulitan bernapas, penggunaan harus segera dihentikan dan perlu penanganan medis.
Penggunaan benzoyl peroxide sebaiknya lebih diperhatikan bagi pemilik kulit sensitif. Kamu akan cenderung lebih mudah mengalami iritasi atau ruam.
Di samping itu, penderita kondisi kulit tertentu seperti eksim atau dermatitis seboroik juga disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan produk ini.
Jadi, Benzolac yang mengandung benzoyl peroxide memang terbukti efektif untuk mengatasi jerawat, terutama jenis inflamasi. Kandungan ini mampu membunuh bakteri, membersihkan pori-pori, dan mengurangi peradangan.
Hanya saja untuk bekas jerawat, efektivitasnya terbatas karena tidak secara langsung menghilangkan noda atau jaringan parut. Demi hasil optimal dan aman, penggunaan benzoyl peroxide perlu disesuaikan dengan jenis kulit dan kondisi jerawatmu.














































