Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Inovasi Powder Sunscreen untuk Re-apply SPF Tanpa Ribet, Benarkah Efektif?

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 14 Nov 2025 15:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Powder sunscreen.
Powder Sunscreen. Foto: Getty Images/iStockphoto/ollinka
Jakarta -

Produk sunscreen kini jauh lebih bervariasi ketimbang dulu. Teksturnya tidak lagi lengket atau meninggalkan white cast yang sulit dibaurkan.

Salah satu inovasi yang populer adalah powder sunscreen, yakni tabir surya dalam bentuk bubuk yang praktis digunakan. Produk ini jadi solusi ketika harus re-apply sunscreen tanpa merusak makeup.

Powder sunscreen pada dasarnya adalah setting powder yang diperkaya SPF, biasanya dilengkapi kuas bawaan sehingga mudah disapukan ke wajah. Selain membantu mengontrol minyak dan menghilangkan kilap, sunscreen jenis ini juga mempermudah perlindungan di area sulit seperti lipatan hidung dan kulit kepala di dekat garis rambut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, efektivitas tabir surya tidak hanya bergantung pada angka SPF, tetapi juga jumlah produk yang diaplikasikan. Pertanyaannya, apakah powder sunscreen cukup untuk benar-benar melindungi kulit?

Jadi, Apakah Powder Sunscreen Efektif Melindungi dari Sinar UV?

Jawabannya, ya, tapi hanya jika digunakan sebagai pelengkap bukan sunscreen utama. Powder sunscreen bekerja efektif sebagai reapplication, yaitu untuk touch-up setiap dua jam setelah sebelumnya kamu sudah memakai sunscreen berbentuk krim atau gel.

ADVERTISEMENT

Secara umum, sunscreen krim atau lotion tetap memberikan cakupan perlindungan paling baik. Jumlah yang dianjurkan adalah satu sendok teh untuk wajah dan dioleskan setiap dua jam.

"Lapisan pertama sunscreen harus berupa krim yang cukup tebal di bawah makeup. Setelah itu, kamu bisa melakukan re-apply setiap dua jam di atas makeup," jelas dermatologist, Dr. Shari Marchbein, MD, seperti dilansir Byrdie.

Dia menambahkan bahwa di sinilah powder sunscreen dan spray SPF berperan. Praktis untuk touch-up, tetapi bukan perlindungan utama.

Dokter kulit lainnya, Dr. Jason Emer juga menegaskan, "Powder SPF lebih rendah efektivitasnya dibanding krim atau spray karena tidak bisa menyerap optimal ke kulit untuk membentuk lapisan pelindung. Selain itu, kadar SPF-nya sering kali lebih rendah sehingga perlu diaplikasikan lebih sering."

Mereka pun sepakat bahwa powder sunscreen sebaiknya hanya digunakan sebagai perlindungan tambahan di siang hari, bukan satu-satunya sunscreen.

Wanita memakai loose powderFoto: Getty Images/iStockphoto/ValuaVitaly

Manfaat Powder Sunscreen

Meski bukan sunscreen utama, powder sunscreen tetap punya banyak kelebihan yang membuatnya patut diciba:

1. Tidak merusak makeup

Teksturnya seperti setting powder, sehingga kamu bisa melakukan re-apply setiap dua jam tanpa membuat makeup bergeser atau cakey.

2. Ramah untuk kulit sensitif

Menurut Dr. Sharu, kandungan yang umum digunakan seperti zinc oxide dan titanium dioxide sangat cocok untuk kulit sensitif.

3. Praktis dibawa ke mana-mana

Kemasannya biasanya kecil, seukuran hand cream mini atau compact powder, sehingga mudah masuk ke pouch kecil atau clutch.

Cara Menggunakan Powder Sunscreen dengan Benar

Selalu ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan, tetapi secara umum powder sunscreen bisa langsung disapukan menggunakan kuas. Pastikan mengaplikasikan powder sunscreen secara merata ke seluruh wajah dan leher.

"Lakukan reapply setiap dua jam, terutama setelah berenang, berkeringat, atau mengelap wajah dengan handuk," kata Dr. Shari.

Keduanya kembali menekankan bahwa sunscreen dalam bentuk bubuk hanya berfungsi sebagai touch-up, bukan sunscreen utama. Ini karena coverage-nya sulit dikontrol-baik di area yang terlapisi maupun jumlah yang diaplikasikan.

Sebagai pengingat, sunscreen hanya memberikan perlindungan adekuat jika digunakan dalam jumlah cukup.

"Satu shot glass (30 ml) untuk tubuh dan satu sendok teh untuk wajah, setiap dua jam," tutup Dr. Shari.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads