Viral Tren Kocak Masker Daun Teratai Pengganti Sunscreen, Ini Kata Dokter
Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan tren unik sekaligus kocak dari China, yaitu masker wajah dari daun teratai. Dalam video yang viral, terlihat dua pengendara sepeda motor di Sichuan menutupi wajah mereka dengan daun teratai besar sebagai pelindung dari teriknya sinar matahari. Aksi tersebut sontak menarik perhatian warganet karena terlihat lucu sekaligus kreatif.
Di balik kelucuannya, tren ini ternyata memiliki dasar yang cukup logis. Melansir NDTV, daun teratai memang dikenal memiliki efek dingin dan menenangkan pada kulit.
Sebuah studi dalam Research Journal of Tropical and Cosmetic Sciences mengungkapkan bahwa daun teratai memiliki kandungan antioksidan alami yang mampu membantu meredakan jerawat, mengurangi tanda-tanda penuaan, dan menyejukkan kulit. Maka tak heran jika sebagian orang mulai mencoba menjadikannya sebagai pengganti sunscreen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, para ahli dermatologi tidak menyarankan hal ini. Dr. Shareefa Chause, seorang dokter kulit dari Mumbai, menegaskan bahwa meskipun daun teratai memiliki manfaat alami, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk membuktikan bahwa daun ini bisa menggantikan fungsi sunscreen. Menurutnya, daun ini tidak mampu memberikan perlindungan maksimal dari sinar UV layaknya produk tabir surya yang sudah teruji secara klinis.
Hal serupa juga disampaikan oleh Dr. Kashish Kalra, Kepala Departemen Dermatologi di Max Smart Super Speciality Hospital, Delhi. Ia menyebut bahwa menggunakan daun teratai sebagai pelindung matahari adalah hal yang tidak efektif. Jika ingin menutupi wajah dari sinar matahari, kain tebal yang dikenakan seperti masker mungkin bisa sedikit membantu, namun tetap tidak bisa menandingi perlindungan dari sunscreen. Pasalnya, sunscreen mengandung bahan-bahan aktif yang dirancang khusus untuk menyerap atau memantulkan sinar UV.
Dr. Chause juga mengingatkan risiko penggunaan daun teratai secara langsung di wajah. Selain tidak efektif melindungi dari sinar matahari, daun ini bisa menimbulkan iritasi, gatal, kemerahan, bahkan reaksi alergi bagi sebagian orang. Jadi, walaupun terlihat lucu dan alami, belum tentu aman dan bermanfaat.
(vio/vio)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil











































