6 Cara Efektif Mengatasi Beruntusan Menurut Dermatologis
Beruntusan sering kali muncul sebagai bintik-bintik kecil, kasar, dan tak jarang disertai kemerahan. Ini merupakan salah satu masalah kulit yang sama mengganggunya seperti jerawat karena tampilan wajah jadi tidak flawless.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran. Beruntusan juga bisa terjadi karena penggunaan skincare yang tidak cocok dan juga karena kebiasaan menyentuh atau memencet wajah.
Jika tidak ditangani dengan benar, beruntusan bisa berkembang menjadi jerawat yang lebih parah atau menyebabkan kulit tampak kusam. Berikut adalah panduan lengkap dari para dermatologis untuk membantu mengatasi beruntusan secara aman dan efektif:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Salicylic Acid
Salicylic acid atau asam salisilat adalah salah satu kandungan andalan dalam produk perawatan kulit berjerawat dan beruntusan. Termasuk dalam kelompok beta hydroxy acid (BHA), asam ini memiliki keunggulan karena dapat larut dalam minyak, sehingga mampu menembus jauh ke dalam pori-pori kulit.
"Salicylic acid sangat efektif untuk mengatasi pori-pori tersumbat dan jerawat ringan seperti komedo," ungkap Dr. Marisa Garshick, seorang dermatologis bersertifikat dan profesor klinis di Weill Cornell Medicine, seperti dikutip dari Today.
Di dalam pori, salicylic acid bekerja seperti penyapu mikro yang melarutkan penumpukan minyak (sebum), kotoran, serta sel kulit mati yang menjadi penyebab utama tersumbatnya pori. Dengan pemakaian rutin, bahan ini mampu membersihkan pori dan meratakan tekstur kulit secara bertahap, sekaligus mencegah terbentuknya komedo baru di kemudian hari.
2. Retinoid
Jika kamu mencari kandungan yang bekerja dari 'dalam' untuk memperbaiki siklus hidup sel kulit, maka retinoid adalah pilihan yang paling direkomendasikan. Retinoid adalah turunan dari vitamin A yang bekerja dengan cara mempercepat pergantian sel kulit (skin cell turnover), sehingga sel-sel mati lebih cepat terangkat dan tidak menyumbat pori-pori. Selain itu, retinoid juga memiliki efek anti-inflamasi, yang membuatnya sangat bermanfaat untuk kulit yang cenderung berjerawat atau mengalami beruntusan kronis.
"Retinoid sangat efektif untuk mencegah jerawat karena membantu kulit melepaskan sel-sel mati secara lebih efisien," jelas Dr. Joshua Zeichner, Associate Professor of Dermatology di Mount Sinai Hospital.
Ilustrasi wanita memakai serum skincare Foto: Getty Images/diignat |
3. Glycolic Acid dan Lactic Acid
Dua kandungan ini termasuk dalam kelompok alpha hydroxy acid (AHA) yang bekerja pada permukaan kulit. Glycolic acid memiliki molekul kecil yang mampu menembus lapisan atas kulit untuk meluruhkan sel kulit mati, sementara lactic acid bersifat lebih lembut dan sekaligus memiliki efek melembapkan.
Kombinasi kedua asam ini sangat efektif untuk memperbaiki tekstur kulit yang kasar akibat beruntusan dan membuat wajah tampak lebih cerah serta halus. Bahan-bahan ini sangat cocok untuk Anda yang ingin mengatasi masalah pori-pori tersumbat tanpa menyebabkan iritasi, terutama jika kulit Anda cenderung sensitif atau kering.
4. Hydrocolloid Patch atau Patch Jerawat
Untuk beruntusan atau jerawat yang sudah mulai meradang dan tampak berisi cairan (seperti nanah atau minyak), hydrocolloid patch bisa menjadi solusi yang aman dan praktis. Patch ini bekerja dengan cara menyerap sebum, cairan, dan kotoran dari jerawat, sekaligus menciptakan lapisan pelindung agar area tersebut tidak terkontaminasi oleh bakteri dari luar maupun sentuhan tangan.
"Patch ini mendorong proses penyembuhan tanpa perlu menyentuh kulit secara langsung," jelas Dr. Zeichner.
Selain membantu proses pemulihan, patch ini juga mencegah timbulnya bekas luka akibat kebiasaan memencet jerawat secara manual. Cocok digunakan saat tidur atau ketika Anda perlu keluar rumah namun tetap ingin merawat jerawat secara tidak mencolok.
5. Comedone Extractor (Alat Pencabut Komedo)
Alat ini sering digunakan oleh profesional untuk mengangkat komedo hitam. Namun, penggunaannya harus sangat hati-hati. "Gunakan hanya pada komedo terbuka, hindari menekan terlalu keras agar tidak menimbulkan bekas luka atau hiperpigmentasi," tegas Dr. Young.
6. Vacuum Pori
Beberapa alat dilengkapi dengan ujung mikrodermabrasi yang mampu mengangkat sel kulit mati. Namun, efektivitasnya tidak sebanding dengan pengobatan topikal atau prosedur profesional.
"Gunakan tekanan ringan dan jangan berkali-kali di area yang sama," saran Dr. Zeichner.
(kik/kik)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral












































