The Body Shop Setop Gunakan Kata 'Anti-aging' untuk Produk Perawatan Kulit
The Body Shop menghilangkan kata 'anti-aging' pada label produk skincare-nya. Brand kecantikan asal Inggris ini berkomitmen tidak akan menggunakan kata tersebut sebagai bahasa marketing mereka.
Langkah ini dimulai dengan mengganti nama salah satu produk terlarisnya, serum Drops of Youth. Produk perawatan kulit yang fokus mempertahankan elastisitas kulit itu berganti nama jadi Edelweiss.
Seperti dikutip dari Hypebae, The Body Shop ingin memperkuat posisinya sebagai brand kecantikan yang menghargai semua umur. Mereka pun ingin mengubah standar kecantikan yang sudah kuno dan seksis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami benar-benar ingin mengambil sikap tegas untuk mendobrak norma yang selama ini bercokol dalam industri kecantikan karena sebagai perusahaan besar dan global, kami mengemban tanggung jawab untuk melakukan itu kepada pelanggan," ujar Direktur Pengembangan Produk The Body Shop Global Laura Keane.
Ilustrasi wanita merawat wajah. Foto: iStock |
Seruan untuk menghapus label atau klaim 'anti-aging' sebenarnya sudah bergaung sejak 2018, ketika majalah gaya hidup Allure memutuskan tidak lagi menggunakan kata itu dalam editorial. Menurut mereka, istilah 'anti-aging' menekankan bahwa seseorang tidak boleh menua dan harus mencegahnya selama mungkin.
"Tanpa disadari atau tidak, istilah itu (anti-aging) memperkuat anggapan bahwa penuaan adalah suatu kondisi yang harus dilawan -seperti obat antigelisah, software antivirus atau semprotan antijamur. Ikuti kata-kata saya, menua adalah hal yang sangat indah karena berarti kita diberi kesempatan setiap hari untuk menjalani hidup yang bahagia," tutur Editor In Chief Allure Michelle Lee, seperti dilansir Huffington Post.
Pada tahun yang sama, Royal Society for Public Health (RSPH) di Inggris juga menyerukan penghapusan label 'anti-aging' untuk industri kosmetik dan kecantikan. Seruan itu didasarkan temuan survei mereka yang menunjukkan bahwa istilah 'anti-aging' bisa memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.
Studi tersebut mengungkapkan bahwa setengah dari wanita dan seperempat pria yang menjadi partisipan merasakan tekanan untuk tetap terlihat muda. Bahkan anak-anak mulai usia enam tahun bisa berpikiran negatif tentang menjadi tua.
"Sering sekali kata-kata dan sikap tentang penuaan dianggap remeh, sepele bahkan dijadikan lelucon. Sesuatu yang seharusnya tidak bisa kita toleransi bersamaan dengan bentuk-bentuk prasangka lainnya, ujar Chief Executive RSPH Shirley Cramer, dilansir Standard.co.uk.
Sementara itu Jane Cunningham, pendiri situs britishbeautyblogger.com, menyarankan kata-kata yang lebih tepat digunakan untuk produk kosmetik yang menyasar konsumen di atas 50-an tahun. Menurutnya, kata seperti perawatan 'untuk kulit dewasa' lebih sopan dan bisa diterima ketimbang 'anti-aging' atau 'antipenuaan'.
(hst/hst)
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Fashion
Cari Celana yang Fit di Kaki? 3 Model Ini Wajib Masuk Wishlist di 2026!
Fashion
Nggak Perlu Waktu Lama, Pilihan Hijab Ini Bikin Sat-set dan Masih Jadi Andalan di 2026!
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Potret Inka Williams Model Bali Pacar Channing Tatum, Beda Usia Jadi Sorotan
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN












































