ADVERTISEMENT

TikTok Viral Verificator

Kata MUA Viral Dibayar Rp 50 ribu Usai Rias 6 Orang, Bikin Nyesek

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 15 Agu 2022 12:00 WIB
Foto Tami. Foto: Dok. TikTok @sarinurutamii.
Bogor -

MUA (makeup artist) ini mengalami hal yang tak terduga usai merias klien. Mendadak dihubungi oleh salah satu kerabat dekatnya untuk merias, sang MUA terkejut karena jasanya untuk merias enam orang hanya dibayar Rp 50 ribu.

Pengalaman itu diunggah oleh MUA bernama Tami lewat akun TikTok @sarinurutamii. Dalam videonya, dia memperlihatkan tangkapan layar WhatsApp saat dihubungi dadakan oleh salah satu orang terdekatnya untuk merias.

"Kemarin aku dapat job makeup di suatu acara, dia booking mendadak H-jam sebelum acara. Akhirnya aku sanggupin, tapi karena posisi aku masih kerja dan di kost. Aku bilang kalau malamnya aku bakal pulang ke rumah (posisi acara dekat)," tulis akun TikTok @sarinurutamii.

"Tapi berhubung malam hujan akhirnya aku jalan dari kost subuh (Sukabumi-Bogor). Setelah pagi sampai Bogor, aku langsung makeup di acara itu dan aku makeup 6 orang di acara itu, dari jam 7-10 pagi," lanjutnya.

Setelah selesai acara pernikahan, orang terdekat yang sudah memanggil jasa Sari bertanya kepadanya soal total biaya makeup. Sari saat itu merasa sungkan menyebutkan nominal karena teman dekat.

"Setelah semua selesai, pihak yang punya acara tanya soal harga jadi berapa. Tapi karena dekat jadi aku gak pasang tarif dan itu pun aku gak minta langsung bayarannya," ujarnya.

Namun betapa terkejutnya Sari saat dia akhirnya menerima bayarannya. Setelah merias enam orang, dia cuma dibayar Rp 50 ribu. Sari merasa tidak dihargai karena jasa dan ilmunya dibayar murah.

"Aku titip pesan saja sama tetehku di rumah, kalau orangnya mau bayar dan tanya berapa. Bilang aja total semua 6 orang (masih gak mau kasih tarif). Lusa dia baru bayar dan ternyata makeup 6 orang itu cuma di hargai Rp 50 ribu aja. Aku sedih, sakit hati. Kenapa bisa setega itu menghargai pekerjaan orang lain padahal makeup ku gak murah, waktu gak sedikit, ilmu ku gak gratis," ucap Sari terkejut.

Sari mengaku memutuskan untuk mengembalikan uang yang ia terima. Ia mencoba ikhlas dan lapang dada.

"Akhirnya uangnya di kembalikan lagi sama keluargaku posisi ku di kost, aku benar-benar gak terima karena pekerjaanku di sepelekan. Tapi orang tuaku cuma bilang. Ikhlaskan saja jangan ditegur. Biar rezeki ku mungkin bukan di dia tapi Insya Allah lebih banyak di tempat lain. Benar-benar sakit hati banget ya Allah," jelasnya. Kisah viralnya KLIK DI SINI.

@sarinurutamii

Kalau ini ada di posisi kalian gimana? Aku nangis sejadi jadi karena sakithati😭 YaAllah, ga terlintas di pikiranku kalau mau kaya gini😭😭

♬ pluto projector - al


Konfirmasi Wolipop

Wolipop sudah mewawancarai Tami, makeup artist viral dibayar Rp 50 ribu untuk merias enam orang. Ia menceritakan fakta di balik unggahannya itu.

"Video yang kemarin sempat viral lokasinya satu kampung dari aku, dia masih saudara dan saudara jauh. Itu acara khitanan bukan pernikahan, aku merias yang punya hajat dan pagar ayu," ungkap Tami kepada Wolipop melalui pesan suara di WhatsApp, Jumat (12/8/2022).

Tamu mengaku kegiatan sehari-hari bekerja di salah satu PT, bukan hanya MUA. Ketika hari libur (Sabtu dan Minggu) ia menerima tawaran jasa rias. Tami mulai menjadi MUA sejak tahun 2017, saat masih duduk di kelas 1 SMK.

Pada hari liburnya itu dia mendapat tawaran merias untuk acara khitanan di kawasan Bogor, Jawa Barat. Dia mengaku tak memiliki pemikiran aneh saat tiba di lokasi acara.

"Saat datang ke lokasi biasa aja karena nggak punya pikiran yang lain-lain. Aku dari tempat kost di Sukabumi jam 05.00 WIB, Subuh ke Bogor. Sampai sana sekitar jam 06.30 WIB. Lalu aku mulai makeup jam 07.00 WIB," terangnya.

Foto Tami.Foto Tami. Foto: Dok. TikTok @sarinurutamii.

Rela berangkat Subuh, Tami sangat terkejut ketika menerima bayaran Rp 50 ribu untuk merias 6 orang. "Masalah pembayaran aku cuman dibayar Rp 50 ribu untuk enam orang. Ketika membayar nggak lewat aku langsung, posisinya lewat kakak perempuanku. Dia bayar setelah acara besok harinya. Jujur aku sedih, marah dan kesal karena kerjaan aku itu nggak dihargai banget. Jadi merasa disepelekan," kata Tami.

Agar kejadian tidak terulang, Tami menyebutkan bagi kamu yang bekerja sebagai MUA bisa lebih tegas ketika ingin merias klien.

"Pesan yang ingin aku sampaikan kamu harus tegas dalam hal apapun. Meski kamu sebagai saudara maupun teman. Kalau kita nggak mau menerima bayaran tidak sesuai semestinya itu boleh kamu sampaikan ke pihak yang bersangkutan. Posisinya aku mau bertanya ke saudara aku itu, malah orang tua aku melarang agar tidak terjadi keributan. Jadi aku mencoba untuk ikhlas," pungkas Tami.

(gaf/eny)