Suntik DNA Salmon Jadi Tren, Apa Bedanya Buatan Korea dan Eropa?
Semakin banyak perawatan yang menjanjikan hasil kulit yang awet muda. Teranyar, injeksi DNA salmon yang belakangan sedang menjadi tren setelah pengakuan Krisdayanti yang menghabiskan Rp 1 miliar hanya untuk perawatan tersebut.
Injeksi DNA Salmon memang masih terbilang baru di Indonesia. Namun, perawatan tersebut sudah cukup populer di mancanegara.
Diungkapkan dr. Junivan Lindra, M.Biomed (AAM), penggunaan DNA salmon untuk bidang kecantikan mulai diteliti sejak 2009.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 2017, treatment ini mulai diperkenalkan di Korea Selatan," katanya saat jumpa media yang digelar Interbat Aesthetics di kawasan Gading Serpong, Jumat (3/12/2021).
Lindra menggunakan DNA Salmon racikan Korea Selatan untuk pasiennya di Indonesia sejak 2018 sebelum akhirnya beralih ke produk buatan Italia.
DNA Salmon versi Eropa, kata Lindra, mulai masuk ke Indonesia saat pandemi. Kehadirannya tepat ketika kebutuhan orang-orang akan perawatan kulit meningkat saat pandemi.
Ilustrasi suntik DNA salmon di wajah (Foto: Getty Images/iStockPhoto) |
"Sekarang, konsumen tak terlalu tertarik menuriskan wajah. Mereka lebih mencari perawatan lebih cerah karena wajah kusam efek olahraga outdoor dan pemakaian masker semasa pandemi," terang Lindra.
Di dalam suntikan, terkandung DNA salmon dan asam hialuronat. Biasanya, orang-orang yang mencari treatment ini mendambakan efek glowing dan wajah yang awet muda.
Namun, Lindra melihat terdapat perbedaan antara DNA salmon buatan Korea Selatan dan Eropa.
"Ada efek lifting dan tightening yang tak didapat dari Korea punya. Secara komposisi dan dosisnya, spesifikasi DNA salmon buatan Eropa lebih tinggi," katanya.
Dalam satu sesi yang hanya berlangsung kurang dari 15 menit, DNA salmon disuntikkan di lima titik wajah. Titik tersebut berdekatan dengan ligamen yang merupakan penentu kekencangan kulit.
Untuk harga, satu sesi perawatan DNA salmon dari Italia berkisar antara Rp 6-7 juta. Selain wajah, penyuntikan juga bisa dilakukan di leher, belahan dada, dan tangan.
Pasien disarankan melakukan perawatan DNA salmon sedikitnya dua kali demi mendapatkan efek maksimal.
(dtg/dtg)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal












































Ilustrasi suntik DNA salmon di wajah (Foto: Getty Images/iStockPhoto)