Mau Seksi dengan Besarkan Bokong, Wanita Ini Malah Berakhir Meninggal
Memiliki bentuk tubuh yang indah adalah impian banyak orang. Tak sedikit yang memilih untuk menempuh jalan pintas dengan melakukan operasi untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal yang diinginkannya itu. Namun sebelum memilih prosedur operasi ada baiknya untuk mengecek terlebih dahulu rumah sakit atau klinik kecantikan yang dipilih.
Seperti dikutip dari Mirror, seorang wanita yang berasal dari Inggris dikabarkan meninggal di rumah sakit usai menjalani operasi pembesaran bokong. Ternyata wanita tersebut melakukan operasi bokong di sebuah klinik abal-abal di Brasil.
Saat itu wanita yang bernama Ronilza Johnson memang sedang bertolak ke Brasil untuk mengunjungi ayahnya. Dia lalu memutuskan untuk menjalani operasi pembesaran bokong atas rekomendasi dari beberapa temannya di negara tersebut. Namun sayang, bukannya mendapatkan bentuk bokong idaman, Ronilza justru harus meregang nyawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah operasi pembesaran bokong itu Ronilza harus dirawat di rumah sakit karena menderiita komplikasi. Lucas Santana, orang yang melakukan operasi pembesaran bokong Ronilza itu awalnya mengatakan bahwa dirinya adalah seorang dokter dan akan melakukan operasi dengan bantuan seorang mahasiswa kedokteran.
Untuk melakukan operasi pembesaran bokong dan bioplasti hidung Ronilza membayar sekitar Rp 23 juta. Menurut keterangan polisi, semua operasi tersebut dilakukan secara ilegal.
Santana menyuntikkan bokong Ronilza dengan polimetil metakrilat atau PMMA. Walaupun sebenarnya penggunaan zat tersebut tidak dilarang namun Brazilian Society of Dermatology tidak merekomendasikan penggunaannya untuk prosedur operasi pembesaran bokong.
Senyawa kimia tersebut yang kemudian dikabarkan menyebabkan infeksi serius pada tubuh Ronilza. Setelah Ronilza sakit dan dibawa ke rumah sakit, seminggu kemudian dirinya pun melaporkan tersangka ke pihak kepolisian.
Pihak kepolisian kemudian menetapkan tersangka lain yang bernama Thierry Cardoso, seorang mahasiswa kedokteran di Bolivia. Klinik dan rumah tersangka lalu digeledah oleh polisi. Dari rumah Cardoso, polisi menyita obat-obatan yang tak terhitung jumlahnya, beberapa resep dari luar negeri, serta resep kosong.
Saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut. Polisi mengatakan bahwa Lucas Santana bertanggung jawab atas cedera tubuh, praktik pengobatan yang tidak sah, dan penafsiran yang keliru.
(vio/vio)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Brand K-Beauty Rilis Cleansing Pad, Cara Praktis Membersihkan Wajah
Blush On Tak Bisa Asal Pakai, Ini Cara Aplikasinya Sesuai Bentuk Wajah
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
Ramalan Zodiak 9 Januari: Capricorn Harus Sabar, Aquarius Lebih Teliti
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan











































