Liputan Khusus Klinik Kecantikan Abal-abal

Kisah Para Korban Klinik Kecantikan Abal-abal, Payudara dan Wajah Jadi Rusak

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 20 Mar 2021 14:24 WIB
Selebgram Monica Indah yang menjalani filler abal-abal. Monica Indah yang alami filler payudara di klinik kecantika abal-abal. Foto: Dok. pribadi
Jakarta -

Setiap wanita tentunya ingin tampil cantik dan menarik. Tak heran jika para wanita rela melakukan beragam perawatan kecantikan mulai dari rambut hingga ujung kuku.

Klinik kecantikan menjadi pilihan dalam melakukan perawatan tubuh dan wajah. Budget khusus pun rela dikeluarkan demi bisa mendapatkan penampilan yang diinginkan. Namun tak semua upaya wanita untuk bisa lebih cantik itu berjalan dengan mulus.

Seperti kisah tiga orang wanita yang malah jadi korban klinik kecantikan abal-abal. Kisah pertama dari selebgram Monica Indah yang berani mengungkapkan pengalamannya menjalani filler payudara di klinik kecantikan abal-abal.

Selebgram Monica Indah yang menjalani filler abal-abal.Selebgram Monica Indah yang menjalani filler abal-abal. Foto: Dok.Instagram @moonicaindah

"Aku awal mulanya tertarik ada yang posting di Instagram Story, karena dia habis melakukan treatment suntik di bokong. Dia ngeposting terus, dia selebgram dan sosialita gitu. Jadi aku nggak kepikiran kalo dia itu pakai yang abal-abal. Aku tanya dia filler di mana dan aman atau nggak. Terus aku dikasih kontaknya," kata Monica saat dihubungi Wolipop, Selasa (16/3/2021).

Monica Indah menjelaskan jika klinik tersebut bisa melakukan banyak filler dan menyediakan pelayanan yang bisa datang ke rumah atau home care. Monica pun mendapatkan perawatan dari klinik yang dikelola suami istri itu di rumahnya. Suntik filler di payudara itu lakukan di rumahnya pada 15 November 2020.

"Setelah tiga minggu aku langsung ada gejala, payudara sebelah kanan kayak ada benjolan. Aku merasa nyeri dan nyut-nyutan dan besoknya demam sekitar 38 derajat dan nyerinya mulai hilang dan timbul. Payudaraku gede sebelah, bengkak, merah, dan panas. Padahal aku sudah minum obat tapi demam aku nggak turun juga," ungkapnya penuh emosi.

Selebgram Monica Indah yang menjalani filler abal-abal.Selebgram Monica Indah yang menjalani filler abal-abal. Foto: Dok.Instagram @moonicaindah

Akhirnya Monica memutuskan pergi ke rumah sakit. Dan ketika di rumah sakit, ia langsung dirujuk untuk mendapatkan tindakan operasi akibat filler payudara abal-abal. Dan hingga saat ini, selebgram 23 tahun tersebut masih menjalani proses penyembuhan pada payudaranya.

Pengalaman serupa dialami selebgram Meicha Lee yang menjadi korban filler payudara klinik kecantikan abal-abal. Dia melakukan filler pada payudara setelah tergiur iklan yang tidak sengaja dilihatnya.

"Pada bulan November 2020 saya tidak sengaja melihat iklan tukang filler tersebut dan saya tidak thau kenapa tiba-tiba terpikirkan ingin filler payudara. Saya lihat dari postingan hasil fillernya bagus-bagus. Lalu saya DM menanyakan harga dan akhirnya dia memberikan harga dari ukuran 100cc - 1000cc dan aku memilih ukuran 500cc itu sekitar Rp 6 juta-an," tutur selebgram yang mempunyai pengikut lebih dari 47 ribu di Instagram saat diwawancarai Wolipop.

Selebgram Meicha Lee yang menjalani filler abal-abal.Selebgram Meicha Lee yang menjalani filler abal-abal. Foto: Dok. Instagram @meicha_lee04.

Lalu Meicha dan pihak kliik kecantikan itu bertukar kontak Whatsapp. Saat berkomunikasi via ponsel itu, Meicha berkali-kali bertanya bahan apa saja yang dipakai dan apakah bahan untuk filler payudara tersebut aman atau tidak.

"Dia menjawab aman dan dia sendiri pun bilang bahwa dia sendiri pun memakai filler di payudaranya, ya dari situ aku semakin percaya aja," imbuhnya.

Namun setelah tiga minggu disuntik filler pada payudaranya, Meicha merasa demam dan nyeri hebat di bagian payudaranya. Dia pun pergi memeriksakan diri ke rumah sakit, dan saat dilakukan pemeriksaan USG, dokter menyatakan jika ada cairan yang berbahaya. Dia pun harus segera dioperasi untuk membuang cairan tersebut.

Kisah Saruni yang menjalani perawatan di klinik kecantikan abal-abal.Kisah Saruni yang menjalani perawatan di klinik kecantikan abal-abal. Foto: Dok. pribadi Saruni.

Kisah korban klinik kecantikan abal-abal berikutnya datang dari wanita bernama Saruni yang menderita jerawat. Ia tergiur ketika ada klinik kecantikan yang menjanjikan bisa menghilangkan jerawatnya. Wanita 29 tahun itu pun tak pikir panjang dan langsung menjalai perawatan tersebut sekitar Mei 2015.

"Pas treatment itu saya ingat banget diolesi krim yang pedih banget rasanya, sampai panas semuka dan dikipasin sama pegawainya. Terus jerawat saya yang meradang dicungkil pakai alat yang untuk cungkil komedo itu sampai harus nahan sakitnya, ada juga pasien di samping saya itu sampai nangis," kenangnya.

Sekitar satu minggu setelah treatment di klinik abal-abal tersebut, wajah wanita yang akrab disapa Nuni itu langsung memerah seperti terkabar. Dia kemudian memakai paket pengobatan jerawat yang direkomendasikan oleh klinik kecantikan abal-abal tersebut. Namun yang terjadi jerawat di wajahnya malah semakin parah.

Bagaimana kisah lengkap tiga wanita yang mengalami kegagalan di klinik kecantikan? Simak terus artikelnya di Wolipop!

(gaf/eny)