Oplasnya Gagal, Mata Wanita Ini Harus Diselotip Saat Mau Tidur

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 11 Mei 2020 07:00 WIB
Close-up Of A Surgeon Drawing Perforation Lines On Young Womans Face For Plastic Surgery Foto: iStock
Jakarta -
Operasi wajah memang bisa mengubah hidup seseorang tapi bisa juga menyengsarakan jika salah langkah. Beberapa korban salah operasi plastik menjadi bukti bahwa prosedur tersebut harus dilakukan dengan hati-hati. Seorang wanita bahkan kesulitan untuk tidur setelah melakukan operasi yang membuat satu matanya sulit tertutup.

Seorang wanita yang diketahui bernama Ma berniat untuk memperindah bagian matanya dengan operasi plastik. Di negara Asia Timur, operasi mata menjadi sesuatu yang umum tapi prosedur itu tidak dilakukannya dengan tepat. Operasi yang dijalani Ma malah membuatnya satu matanya tidak bisa ditutup dengan benar hingga perlu memakai selotip sebelum tidur.

Sejak awal Ma ternyata sudah tidak puas dengan hasil operasinya. Saat pertama kali dioperasi di klinik Jimei Plastic Hospital pada September 2018, ia mengaku tidak menyukai hasilnya. Setelah minta diperbaiki, Ma malah mendapati matanya sulit ditutup dengan benar. Wanita asal China itu padahal sudah menghabiskan 20,000 yuan (Rp 42 jutaan).

operasi mataoperasi mata Foto: StarVide/Weibo
"Mataku tidak pernah benar sejak operasi perbaikan. Aku tidak bisa menutup mataku dengan benar dan mataku akan berair ketika cuaca berangin," ungkapnya dalam video.

Dalam video yang beredar, Ma pun menunjukkan bagaimana matanya harus dibantu dengan selotip untuk bisa tertutup. "Aku sudah menggunakan selotif selama setahun. Aku bisa menutupnya jika tidak pakai selotip," kata Ma.

Klinik tempatnya dioperasi sebenarnya menolak mengaku telah melakukan kesalahan. Menurut Ma, klinik tersebut telah menawarkan operasi untuk perbaikan lagi atau kompensasi sebesar 5,000 yuan. Tapi klinik juga memintanya membuat perjanjian untuk tidak meminta lagi pertanggungjawaban di masa depan.

"Itu artinya jika ada masalah, aku tidak bisa menghubungi mereka. Itu bukan masalah mereka lagi," katanya.

Namun penawaran itu dibantah pihak klinik. Dalam sebuah video di mana Ma terlihat mengkonfrontasi manajer klinik, ia malah mengatakan mata Ma tidak bersalah dan menyarankan agar wanita tersebut membuat analisa legal, Jika terbukti ada kesalahan klinik baru mau bertanggung jawab. Hingga kini Ma sendiri masih terus mencari pertanggungjawaban.



Simak Video "Cantiknya Para Barbie di Dunia Nyata Ini!"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)