Setelah LVMH, L'Oreal akan Produksi Hand Sanitizer untuk Cegah Virus Corona

Kiki Oktaviani - wolipop Minggu, 22 Mar 2020 20:33 WIB
MADRID, SPAIN - JANUARY 31: Models walk for LOreal fashion show during the Mercedes Benz Fashion Week Autumn/Winter 2020-21 at Palacio de Cibeles on January 31, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by Carlos Alvarez/Getty Images) Foto: Getty Images/Carlos Alvarez
Jakarta -

Dengan melandanya virus Corona, hand sanitizer menjadi produk yang langka. Merespon isu tersebut, L'Oreal Group sebagai salah satu produsen kecantikan terbesar di dunia mengumumkan akan memproduksi hand sanitizer dan gel hidroalkohol.

Produk tersebut nantinya akan disalurkan ke berbagai tempat yang paling membutuhkan. Mulai dari rumah sakit, apotek hingga panti jompo.

Badan amal milik L'Oreal juga mengumumkan bahwa mereka berencana mendonasikan satu juta Euro untuk yang kurang beruntung dalam situasi pandemi ini. Uang sumbangan tersebut akan disalurkan ke berbagai asosiasi.

Setelah LVMH, L'Oreal akan Produksi Hand Sanitizer untuk Cegah Virus CoronaFoto: Getty Images/Carlos Alvarez


"Dalam situasi krisis seperti saat ini, menjadi tanggung jawab kami untuk berkontribusi dalam berbagai cara. Melalui gerakan ini, L'Oreal mengapresiasi, mendukung, dan bentuk solidaritas untuk semua orang yang turut berperang dan mengabdi untuk melawan pandemi ini," ujar Jean-Paul Agon, chairman and chief executive officer L'Oreal, seperti dikutip dari WWD.

Ini menjadi dukungan besar bagi L'Oreal untuk bersama-sama melawan pandemi Covid-19. L'Oreal pun membekukan sementara utang yang dimiliki sejumlah usaha kecil dan menengah sampai situasi membaik.


Perusahaan kecantikan pertama yang mengumumkan akan membuat hand sanitizer adalah LVMH. LVMH lewat unit lini kosmetiknya seperti Louis Vuitton, Givenchy dan Dior akan memproduksi gel desinfektan dalam skala besar untuk membantu menambah ketersediaan yang mulai menipis di Prancis.

"LVMH akan menggunakan produksi di bawah lini parfum dan kosmetik untuk memproduksi gel hydroalcoholic dalam jumlah besar mulai Senin," demikian pernyataan LVMH, seperti dikutip dari New York Post.



Simak Video "Sejumlah Pernikahan Tetap Berjalan di Tengah Wabah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/hst)