Tanpa Olahraga, Tubuh Bisa Langsing dengan Krim dari Oya Clinic
wolipop
Kamis, 10 Apr 2014 18:32 WIB
Jakarta
-
Teknologi terbaru dari sebuah klinik kecantikan di Jakarta menawarkan perawatan pelangsingan tubuh dengan cepat, tanpa perlu berolahraga. Kelebihan lainnya, perawatan tersebut aman tanpa proses suntik ataupun bedah plastik.
Pusat klinik kecantikan yang berbasis di Hong Kong bernama OYA Clinic, kini membuka cabang terbarunya di Indonesia, tepatnya berada di Jl. Cik Ditiro No.54, Menteng Jakarta Pusat. OYA Clinic memiliki perawatan unggulan yakni pembentukan tubuh atau body shaping.
Uniknya, di klinik kecantikan yang didirikan oleh Professor Bakr Rabie itu, kebanyakan perawatannya hanya mengandalkan krim. Meskipun hanya sebuah krim, namun krim tersebut telah diracik sedemikian rupa untuk memberikan hasil yang efektif.
Krim bernama OYA Cream tersebut dapat digunakan untuk tubuh dan wajah. Krim dengan bahan alami yang diambil dari tumbuh-tumbuhan asal China itu dapat bekerja maksimal untuk menghancurkan lemak selayaknya Anda membakar lemak ketika berolahraga.
"Saya mengembangkan produk dengan sistem seperti layaknya berolahraga. Pembakaran lemak semakin meningkat 760% setelah menggunakan krim," ujar Prof. Rabie, yang hadir dalam peresmian OYA Clinic Indonesia, Kamis (10/4/2014).
Dalam presentasinya, Prof. Rabie menunjukkan foto-foto pasiennya yang telah berhasil melangsingkan tubuh dengan OYA Cream. Dari foto pasien yang menunjukkan pahanya, bisa terlihat jelas perubahan sebelum dan sesudah menggunakan krim. Awalnya paha pasien penuh dengan selulit dan lemak. Setelah satu kali perawatan, paha pasien lebih mulus dan ukuran pahanya mengecil beberapa senti meter.
Untuk melakukan perawatan dengan OYA Cream perlu dilakukan di kliniknya karena perawatannya dikombinasikan dengan mesin-mesinf canggih. Proses perawatan di awali dengan Cavitation, yakni sebuah alat untuk mengecilkan lemak. Kemudian OYA Cream dioleskan di bagian-bagian tertentu yang ingin dikecilkan, lalu ditutup dengan alat bernama Micro Current. Alat tersebut berguna untuk mempenetrasi krim ke dalam kulit agar bekerja lebih maksimal. Tahap terakhir adalah Radio Frekuensi yang berfungsi untuk kencangkan kulit bergelambir. Rangkaian perawatan tersebut menghasilkan tubuh yang langsing. Lemak yang sudah hancur akan terbuang melalui air seni.
Namun, perawatan premium ini dipatok dengan harga yang relatif tinggi. Anda perlu menyiapkan dana sebesar Rp 70 juta untuk 10 kali kedatangan. Perawatan sengaja dibuat paket untuk 10 kali kedatangan, karena setelah 10 kali perawatan, tubuh akan langsing sempurna dan lemak tidak cepat kembali menimbun.
(kik/eny)
Pusat klinik kecantikan yang berbasis di Hong Kong bernama OYA Clinic, kini membuka cabang terbarunya di Indonesia, tepatnya berada di Jl. Cik Ditiro No.54, Menteng Jakarta Pusat. OYA Clinic memiliki perawatan unggulan yakni pembentukan tubuh atau body shaping.
Uniknya, di klinik kecantikan yang didirikan oleh Professor Bakr Rabie itu, kebanyakan perawatannya hanya mengandalkan krim. Meskipun hanya sebuah krim, namun krim tersebut telah diracik sedemikian rupa untuk memberikan hasil yang efektif.
Krim bernama OYA Cream tersebut dapat digunakan untuk tubuh dan wajah. Krim dengan bahan alami yang diambil dari tumbuh-tumbuhan asal China itu dapat bekerja maksimal untuk menghancurkan lemak selayaknya Anda membakar lemak ketika berolahraga.
"Saya mengembangkan produk dengan sistem seperti layaknya berolahraga. Pembakaran lemak semakin meningkat 760% setelah menggunakan krim," ujar Prof. Rabie, yang hadir dalam peresmian OYA Clinic Indonesia, Kamis (10/4/2014).
Dalam presentasinya, Prof. Rabie menunjukkan foto-foto pasiennya yang telah berhasil melangsingkan tubuh dengan OYA Cream. Dari foto pasien yang menunjukkan pahanya, bisa terlihat jelas perubahan sebelum dan sesudah menggunakan krim. Awalnya paha pasien penuh dengan selulit dan lemak. Setelah satu kali perawatan, paha pasien lebih mulus dan ukuran pahanya mengecil beberapa senti meter.
Untuk melakukan perawatan dengan OYA Cream perlu dilakukan di kliniknya karena perawatannya dikombinasikan dengan mesin-mesinf canggih. Proses perawatan di awali dengan Cavitation, yakni sebuah alat untuk mengecilkan lemak. Kemudian OYA Cream dioleskan di bagian-bagian tertentu yang ingin dikecilkan, lalu ditutup dengan alat bernama Micro Current. Alat tersebut berguna untuk mempenetrasi krim ke dalam kulit agar bekerja lebih maksimal. Tahap terakhir adalah Radio Frekuensi yang berfungsi untuk kencangkan kulit bergelambir. Rangkaian perawatan tersebut menghasilkan tubuh yang langsing. Lemak yang sudah hancur akan terbuang melalui air seni.
Namun, perawatan premium ini dipatok dengan harga yang relatif tinggi. Anda perlu menyiapkan dana sebesar Rp 70 juta untuk 10 kali kedatangan. Perawatan sengaja dibuat paket untuk 10 kali kedatangan, karena setelah 10 kali perawatan, tubuh akan langsing sempurna dan lemak tidak cepat kembali menimbun.
(kik/eny)
Pakaian Wanita
Takut Kecewa Beli Jam Murah? Ini 3 Jam Wanita yang Harganya Masuk Akal & Kualitas Premium
Pakaian Wanita
Lagi Cari Atasan Denim? Ini Rekomendasi yang Nggak Bikin Gaya Kamu Membosankan
Home & Living
Masak Enak Tanpa Ribet! Kamu Harus Lirik Philips Airfryer Low Watt Ini Untuk Jadi Andalan di Dapur
Home & Living
3 Alat Kebersihan Ini Pasti Akan Kamu Butuhkan di Rumah, Cek Produknya di Sini!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Halo Lip, Tren Makeup 2026 yang Memberi Efek Bibir Penuh Alami
Angular Bob Jadi Tren Lagi, Bob Tajam ala Victoria Beckham Kembali Populer
Jerawat Tak Kunjung Hilang? Coba 7 Rangkaian Skincare Ini
Tren Rambut 2026: Baby Bob, Model Bob Pendek yang Cocok untuk Rambut Keriting
Cara Menghilangkan Jerawat: Lakukan 3 Resolusi Kecantikan Ini di 2026
Most Popular
1
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
2
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
3
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
4
9 Cara Menerapkan Sleep Hygiene agar Tidur Lebih Nyenyak Setiap Malam
5
60 Ucapan Terima Kasih untuk Mengapresiasi Diri Sendiri, Menguatkan Hati
MOST COMMENTED











































