Liputan Khusus Perjuangan Single Parent

Cerita Ibu Tunggal 2 Anak Berjuang Cari Nafkah karena Tak Dinafkahi Eks Suami

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 17 Des 2021 16:33 WIB
Annisa Novrianti dan kedua buah hatinya. Foto Icha bersama kedua buah hatinya. Foto: Dok. pribadi Annisa Novrianti.
Jakarta -

Menjadi ibu tunggal bagi dua buah hati tidaklah mudah. Namun wanita ini berusaha semangat menjalaninya agar kehidupan tetap berjalan dan menata masa depan yang lebih baik.

Hal itulah yang dijalani single parent Annisa Novrianti atau akrab disapa Icha. Dia kini mengemban tanggung jawab berperan sebagai ibu dan ayah sekaligus untuk dua anaknya.

Setiap hari, Icha mempersiapkan dan mendampingi kedua buah harinya untuk sekolah. Dan setelahnya, dia menjalani perannya sebagai wanita pekerja. Icha bekerja sebagai financial planner atau perencana keuangan. Selama lima tahun ini dia menjadi seorang leader membantu timnya yang tersebar di seluruh dunia, baik online dan offline.

Annisa Novrianti dan kedua buah hatinya.Foto Annisa Novrianti. Foto: Dok. pribadi Annisa Novrianti.

Aktif menjadi wanita karier, wanita 31 tahun itu tetap menjalani perannya sebagai orangtua. Selain mengurus kedua anaknya, dia pun didapuk menjadi ketua Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) di sekolah kedua buah hatinya bernama Aazkiya (9) dan Shaka (7).

Perjalanan Icha Hingga Menjadi Ibu Tunggal 2 Anak

Icha menikah dengan mantan suaminya pada 2011. Dan pada saat itu mereka langsung merencanakan program kehamilan.

"Hamil anak pertama sangat direncanakan karena suami ingin segera punya anak. Hamil anak kedua, anak pertama masih usia enam bulan dan masih menyusui tetapi harus berhenti karena asi tiba-tiba berkurang," ungkap Icha kepada Wolipop melalui Whatsapp.

Awalnya kehidupan rumah tangganya berjalan bahagia dan harmonis. Namun tiba-tiba hubungan keduanya mulai renggang. Icha tak menyebutkan alasan perpisahannya.

"Terjadi pertengkaran besar karena sesuatu hal (bukan karena orang ketiga) di tahun 2015 dan kami memutuskan untuk perpisah. Tetapi orangtuaku tidak mendukung perpisahan tersebut. Sehingga kami baru mengurus perceraian di pengadilan pada Desember 2019 dan keputusan Pengadilan Agama jatuh di bulan Januari 2020," kenangnya.

Ketika memutuskan bercerai, Icha dan buah hatinya pulang ke rumah kedua orangtuanya di Cibubur, Jakarta Timur. Dan dia terakhir bertemu mantan suaminya pada pertengahan 2019.

Setelah bercerai, Icha mengaku kedua anaknya tak diberi nafkah oleh mantan suaminya. Ia pun mencari penghasilan tambahan agar bisa bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada saat itu, dia menjalankan usaha biro perjalanan sekaligus menjadi perencana keuangan sejak 2018.

"Hingga kini Alhamdulillah dari pendapatan-pendapatan tersebut sampai saat ini masih bisa membiayai anak," ujarnya.

Bagi ibu tunggal lainnya yang bernasib sepertinya, Icha memberikan semangat agar tetap bahagia dan mewujudkan impian bersama buah hati.

"Menjadi seorang single parent bukanlah hal yang mudah, tetapi hal itu bukan berarti menjadi penghambat untuk tetap membahagiakan keluarga dan orang sekitar. Tetaplah bermimpi dan berupaya mewujudkanya," tutup Icha.

Saksikan juga Spesial Hari Ibu: "Kami Mau Ditelepon Ayah"

[Gambas:Video 20detik]



(gaf/eny)