Liputan Khusus Toxic Relationship

Kisah Wanita Alami Toxic Relationship, Pertemanan Hingga Baju Diatur Pacar

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 24 Feb 2021 15:08 WIB
Kisah wanita yang pernah mengalami toxic relationship Mia yang kini hidup bahagia bersama suami dan anak-anaknya. Foto: Instagram @miamulyasari.
Bekasi -

Hubungan kamu masuk dalam kategori toxic relationship jika sudah ditandai dengan perlakuan tidak menyenangkan dari pasangam baik secara fisik maupun mental. Ketika toxic relationship terjadi, salah satu pihak merasa tertekan dan tidak bahagia dalam hubungan tersebut.

Seperti kisah Mia Mulyasari yang menceritakan pengalamannya di Twitter saat mengalami toxic relationship. Ia tak sadar jika hubungannya tersebut tidak sehat alias toxic.

Mia yang kini telah mempunyai keluarga sudah meminta izin kepada suaminya untuk membagikan kisahnya tersebut di Twitter. Dia pun mengungkapkan soal kisah cintanya dulu dengan mantan yang masuk kategori toxic relationship.

Kisah wanita yang pernah mengalami toxic relationshipMia dan suaminya.p Foto: Instagram @miamulyasari.

"Hal paling mengerikan dari toxic relationship adalah kamu gak sadar kalau kamu sedang berada dalam situasi itu. Ini kisah toxic relationship yang pernah aku alami. Sebelum menikah aku menjalankan hubungan sama seseorang selama 2 tahun, awalnya indah sampai akhirnya gak berasa aku masuk dalam toxic relationship," tulis @miamulyas.

Wanita yang tinggal di Bekasi, Jawa Barat itu menyebutkan selama bersama mantan pacarnya dulu dia merasa ruang geraknya menjadi terbatas. Segala sesuatu yang dia lakukan banyak mendapat larangan dari mantannya.

"Aku yang dulunya punya banyak teman, suka membuka obrolan dengan orang baru, itu semua dilarang. Awalnya aku kira dia cemburu, yang aku tahu cemburu itu tanda pasangan ga mau kehilangan kita, tapi kok ya aku lama-lama makin gak nyaman diperlakukan begitu. Udah di luar batas menurut aku, sampe sodara cowo akupun dicemburuin," tulisnya lagi.

Mia mengaku selama menjalin hubungan yang tidak sehat itu dia juga tidak menjadi dirinya sendiri. Banyak aturan dari sang mantan dan dia harus menuruti kemauan pria tersebut.

"Mulai dari pakaian diatur, gak boleh ada chat teman cowok, yang parahnya kalau aku gak nurut kita berantem, marah-marah. Sampai pernah dia bilang ke aku "dasar cewek gak bener" cuma gara2 aku gak pake gamis/rok pas mau pergi sama dia. Siapa sih yang mau pacaran tapi dikatain begitu?" kenang Mia.

Kisah wanita yang pernah mengalami toxic relationshipKisah wanita yang pernah mengalami toxic relationship. Foto: Instagram @miamulyasari.

Selama dua tahun menjalani toxic relationship, Mia merasa letih karena tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Dia dan pria tersebut sering bertengkar, menangis, dan putus-nyambung. Hingga akhirnya ia menyadari jika hubungannya itu adalah toxic.

"Saat itu aku mikir mau udahan tapi sayang udah terlalu lama pacaran. Males atau takut memulai dengan yang baru. Note to self: pertahanin ketika sayang sama orangnya, bukan sayang sama berapa lama pacarannya," jelasnya.

Mia menyebutkan jika sebelumnya ia selalu menyangkal tentang apa yang ia alami. Dia takut bertindak dan tidak menerima jika diberikan nasihat oleh keluarga dan sahabatnya.

"Speak up, dan dengerin orang yang tulus dan mau kamu bahagia, stop bersama dia yang menyiksa. Aku selalu punya prinsip: Aku harus bahagia, dan masih banyak orang yang mau bikin aku bahagia. Masalalu itu bikin aku belajar banyak, dalam semua hal aku belajar. Salah satunya ini: sayang sama orang boleh tapi kita harus lebih sayang sama diri kita sendiri," tulis wanita berusia 28 tahun itu di akhir thread yang dibuatnya di Twitter.

Saat dikonfirmasi Wolipop, Mia mengaku sudah lama move on dari mantannya yang toxic tersebut. Dia telah menikah pada 30 Mei 2015 dengan pria pilihannya.

(gaf/eny)