Arti Ghosting Dalam Dunia Percintaan dan Bagaimana Cara Menghadapinya

Lukita Wardani - wolipop Senin, 31 Agu 2020 07:00 WIB
Upset couple at home. Handsome man and beautiful young woman are having quarrel. Sitting on sofa together. Family problems. Arti ghosting dalam dunia percintaan. Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Pernah nggak kamu di-ghosting atau melakukan ghosting? Atau jangan-jangan pernah kena ghosting tapi tidak tahu? Sebenarnya apa arti ghosting?

Arti ghosting adalah saat seseorang yang kamu dekati atau kencani mengakhiri hubungan dengan memutuskan semua komunikasi, tanpa penjelasan apa pun. Pelaku ghosting akan pergi setelah komunikasi intens atau beberapa kali pergi kencan atau ketika kamu sedang dalam komitmen hubungan. Perlu diingat ghosting juga bisa terjadi di hubungan pertemanan platonic dan itu tidak kalah menyakitkannya.

Dari survei yang dilakukan oleh situs Elle Amerika Serikat ditemukan bahwa 26 persen wanita dan 33 persen pria pernah melakukan ghosting dan di-ghosting. Sementara 24 persen wanita dan 17 persen pria mengaku pelaku ghosting tetapi tidak pernah di-ghosting.

Jadi merujuk hasil survei tersebut pelaku ghosting tidak dapat dikategorikan sebagai orang jahat yang tidak menghargai perasaan orang lain. Ada banyak alasan psikologis mengapa seseorang melakukan ghosting , tetapi pada intinya ghosting adalah aksi menghindar seseorang yang sering kali disebabkan dari ketakutan akan konflik. Intinya ghosting itu tentang menghindari konfrontasi, menghindari percakapan yang sulit, dan menghindari menyakiti perasaan seseorang.

Penting untuk membedakan fenomena 'ghosting' dengan melarikan diri dari hubungan yang tidak aman atau kasar. Kamu memiliki hak untuk melarikan diri dari hubungan yang membuat tidak aman secara fisik dan emosional itu tidak termasuk ghosting. Namun kalau tujuannya menghilang untuk menghindari konflik mungkin kamu bisa pertimbangkan cara yang lebih baik untuk mengakhirinya.

Studi ilmiah menunjukkan bahwa ghosting adalah cara terburuk untuk mengakhiri suatu hubungan. Karena dapat menyebabkan konfrontasi yang lebih besar di kemudian hari. Fenomena ini telah terjadi selama dekade terakhir dan kasus yang paling banyak dari aplikasi kencan online.

Menurut sebuah studi tentang strategi mengakhiri hubungan pada tahun 1970-an, dengan menghindar, kemungkinan akan memicu lebih banyak kemarahan dan rasa sakit bagi penerimanya. Bagi seseorang yang memilih untuk menghindari konflik di tempat pertama, pertikaian adalah hasil terburuk yang bisa memicu perpisahan bagi keduanya. Studi ini menjelaskan rasa bersalah yang dirasakan pelaku ghosting karena dia mengambil jalan pengecut untuk keluar dari suatu hubungan.

Unhappy young couple. Shallow DOF. Developed from RAW; retouched with special care and attention; Small amount of grain added for best final impression. 16 bit Adobe RGB color profile.Mengenal arti ghosting. Foto: Getty Images/milanvirijevic

Menghindari konflik dapat memperkuat kecemasan. Takut mengecewakan seseorang terlihat seperti "orang jahat" atau menghadapi kemarahan langsung seseorang dapat menyebabkan kecemasan. Semakin kamu menghindari konflik semakin banyak kecemasan yang muncul seiring waktu.

Faktanya seiring menjadi pelaku ghosting untuk menghindari konflik hubungan kemungkinan besar merupakan masalah yang mungkin telah diselesaikan melalui komunikasi terbuka.

Bagaimana Menghadapi Ghosting?

Agar kamu tidak melakukan ghosting salah satu cara terbaiknya dengan teknik cognitive behavioural therapy (CBT) yang disebut eksposur. Hal itu berarti menempatkan diri kamu dalam situasi yang membuat kamu cemas dan takut dalam kehidupan nyata. Kamu nggak harus menangani percakapan paling menakutkan terlebih dahulu. Cobalah berlatih dengan seseorang yang kamu percaya dan merasa nyaman seperti teman dekat atau keluarga.

Dengan menghadapi ketakutan, kamu akan siap untuk mulai mengekspos diri pada percakapan yang lebih sulit. Seiring waktu, kamu akan mengatasi ketakutan akan konflik dan kecenderungan untuk menghindari percakapan yang sulit.

Pesan untuk kamu yang sedang menjadi korban ghosting atau melakukan ghosting jaga dirimu. Setelah kamu mengalami putus cinta dengan cara seperti itu cobalah berjalan santai selama 10 menit, berlatih pernapasan atau menikmati mandi yang lama. Beri dirimu pujian karena menghadapi ketakutan kamu.

(eny/eny)