ADVERTISEMENT

Intimate Interview

Masih Merasa Bodoh, Veronica Tan Terus Semangat Belajar Hal Baru

Daniel Ngantung - wolipop Jumat, 06 Mei 2022 09:00 WIB
Veronica Tan (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT) Veronica Tan (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT)
Jakarta -

Sudah tiga tahun terakhir Veronica Tan sibuk mengurusi aplikasi jasa yang dirintis bersama rekan-rekannya. Mengaku gaptek, ia mempelajari banyak hal baru.

Saat menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, Veronica Tan banyak terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya seperti pemberdayaan wanita penghuni rumah susun hingga penggagasan sentra batik marunda.

Tidak ada yang berubah setelah perannya di pemerintahan telah berakhir. Semangat untuk berdedikasi kepada masyarakat tetap berapi-api terlepas dari persoalan pribadi yang dihadapinya.

Veronica TanVeronica Tan (Foto: Instagram @veronicatan_official)

Pada pertengahan 2020, perempuan 44 tahun ini membentuk komunitas operet anak penghuni rumah susun yang tetap eksis sampai sekarang. Tak lupa pula, ia aktif menebar inspirasi lewat bakatnya bermain cello.

Padahal kesibukannya di rumah sebagai ibu tiga anak sudah cukup menyita waktu. Ditambah lagi urusan bisnis daging impor yang baru dijalaninya dua tahun terakhir.

Sulit rasanya bagi Veronica Tan untuk hidup tanpa berbagi demi kebaikan orang lain. "Saya selalu berprinsip di manapun kita, baik di atas maupun di bawah, jangan biarkan karaktermu berubah karena pengaruh negatif dari luar. Dari beberapa pengalaman tahun yang lalu, jiwa saya sudah terlatih untuk melakukan hal kecil untuk menjadi terang bagi sekelilingmu. Apalagi kalau dilakukan bersama, kita bisa bahu membahu untuk memberikan dampak yang besar," ujarnya kepada Wolipop saat sesi Instagram Live bertajuk 'Menjadi Versi Terbaik Dirimu'.

Veronica Tan saat berkunjung ke kantor detikcom.Veronica Tan (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT)

Sesi tersebut digelar dalam rangka perayaan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April. Kartini di mata Veronica Tan melambangkan sebuah perjuangan wanita demi memeroleh haknya terlepas dari keterbatasan.

"Saya membayangkan Ibu Kartini pada masanya. Spirit beliau simple. Walau tidak boleh sekolah tinggi dan keadaannya terbatas, Kartini memiliki rasa penasaran untuk bisa mendapat pengetahuan. Ini membuat kita semangat untuk maju," katanya.

Perempuan masa kini, kata Veronica, memiliki banyak kesempatan untuk mengaktualisasikan diri kendati masih ada stigma yang menghantui bagi mereka yang ingin berkarier.

Pandemi COVID-19 membawa hikmah tersendiri bagi wanita karena memberi peluang yang lebih banyak untuk berkarya. "Sekarang kita punya kesempatan. Walau nggak bisa kerja di luar, kita masih bisa kerja atau berkarya dari rumah. Semua akan selalu ada solusi asal tidak pakai emosi," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2