Cara Menanam Buah Naga di Pot agar Cepat Berbuah

Niken Widya Yunita - wolipop Minggu, 22 Des 2019 08:03 WIB
Foto: Thinkstock/Cara Menanam Buah Naga di Pot agar Cepat Berbuah Foto: Thinkstock/Cara Menanam Buah Naga di Pot agar Cepat Berbuah
Jakarta - Buah Naga merupakan salah satu buah favorit di Indonesia. Karena itu orang tertarik untuk menanamnya. Bagaimana cara menanam buah naga?

Buah ini memiliki warna cerah dan kandungan air yang tinggi. Cara menanam buah naga sebaiknya ditanam di dataran rendah yang mempunyai ketinggian antara 20-500 mdpl.



Menanam buah naga harus diketahui caranya. Sebab jika tidak akan mengalami rontok bunga, rontok buah, busuk batang, gagal penyerbukan, hingga tanaman buah naga mati.

Tanaman buah naga membutuhkan air yang cukup. Tanaman ini tidak tahan kekeringan tapi akan membusuk bila kelebihan air. Buah naga butuh sinar matahari banyak untuk mempercepat dan memaksimalkan proses pembungaan.

Berikut cara menanam buah naga dirangkum dari berbagai sumber:

1. Pilih Pot

Carilah pot yang berdiamater minimal 40 cm. Tinggi pot biasanya 40 cm. Umur buah naga bisa sampai 20 tahun, jadi pilihlah pot yang sesuai.

2. Memilih Bibit

Pilih bibit yang sehat dan jangan ada bercak. Bibit yang buruk akan menghasilkan pohon naga tumbuh tinggi tanpa buah.

Kemudian cari bibit yang minimal sudah empat yang bertunas. Umur bibit sudah 2 bulan atau lebih.
Tinggi bibit minimal 50 cm. Induk yang baik sudah berbuah minimal 3 kali.


3. Buat Tiang

Pohon naga tumbuhnya menjulang tinggi, tapi batangnya tidak kokoh. Hal ini Ini karena tanaman buah naga adalah sejenis kaktus yang isi batangnya air bukan kayu.

Buat tiang panjatan dari kayu maupun beton setinggi 2 meter. Bagian atas bisa dikreasikan sendiri agar menyebar. Jika tiang panjat terlalu tinggi, pohon buah naga akan fokus tumbuh ke atas, bukan berbuah.

4. Membuat Media Tanam

Buah naga tidak mau hidup di media tanam yang sangat basah. Setelah hujan media tanam harus segera kering kembali.

Bahan untuk membuat media tanam yakni: tanah, pasir, Pupuk kandang (sebaiknya dari kotoran ayam)
batu bata merah atau kerikil, kapur pertanian 100 gram.

Kemudian masukkan kerikil atau batu bata merah yang sudah dihancurkan kecil-kecil ke dalam pot. Tujuannya untuk porositas, agar air tidak terlalu menggenang dalam pot.

Lalu masukkan tiang panjat ke dalam pot. Kalau menanam lebih dari 1 buah naga dalam 1 pot, tiang panjat diletakkan di tengah. Tetapi jika 1 buah naga per pot, letakkanlah tiang panjat di pinggir.

Campur tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1 . Setelah tercampur masukkan ke dalam pot. Siram pot yang sudah berisi media tanam. Diamkan sehari agar merata. Hari berikutnya media tanam sudah siap.

Selanjutnya
Halaman
1 2