Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Water Heater Gas Ariston Punya 3 Fitur Pengaman Ini

Diffa Rezy - wolipop
Jumat, 09 Jan 2026 09:56 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ariston
Foto: Ariston
Jakarta -

Di tengah aktivitas yang padat, mandi air hangat kerap menjadi momen sederhana untuk mengembalikan energi. Water heater gas pun banyak dipilih karena efisiensi dan biaya operasionalnya yang lebih hemat dibanding pemanas listrik.

Meski begitu, faktor keamanan masih menjadi pertimbangan utama. Risiko kebocoran gas hingga potensi keracunan karbon monoksida kerap memunculkan pertanyaan, 'Seberapa aman sebenarnya water heater gas digunakan di rumah?'

Menjawab kekhawatiran tersebut, Ariston, merek pemanas air asal Italia yang telah dipercaya lebih dari 60% pengguna water heater di Indonesia, menghadirkan tiga fitur pengaman utama pada produk water heater gas-nya. Inovasi ini dirancang agar pengguna dapat menikmati mandi air hangat dengan lebih aman dan nyaman, yang mencakup:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Fitur Overheat Thermostat (Perlindungan dari Suhu Berlebih)

Salah satu risiko penggunaan air panas adalah suhu yang terlalu tinggi. Berdasarkan standar keselamatan internasional, air bersuhu 65°C dapat menyebabkan luka bakar dalam waktu kurang dari satu detik, sementara suhu 60°C pun sudah berisiko bagi kulit.

ADVERTISEMENT

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Ariston menyematkan fitur Overheat Thermostat. Sensor ini akan mendeteksi kenaikan suhu air secara berlebih dan secara otomatis memutus aliran gas sebelum mencapai titik berbahaya.

2. Fitur Atmospheric Control Device Anti CO₂ (Perlindungan Kualitas Udara di Kamar Mandi)

Kasus keracunan karbon monoksida akibat instalasi water heater gas yang tidak tepat masih kerap terjadi dan memiliki tingkat fatalitas tinggi hingga 33,8%.

Melalui fitur Atmospheric Control Device, Ariston menghadirkan teknologi yang mampu memantau kondisi udara di sekitar ruang pembakaran. Ketika kadar oksigen menurun atau sirkulasi udara tidak optimal, sistem akan otomatis mematikan pemanas untuk mencegah terbentuknya gas berbahaya (CO₂).

3. Fitur Ignition Detection Electrode (Perlindungan Kebocoran Gas)

Risiko lain yang sering luput dari perhatian adalah gas yang mengalir tanpa terbakar sempurna saat proses penyalaan.

Melalui fitur Ignition Detection Electrode, Ariston memastikan api benar-benar menyala sebelum gas dialirkan secara penuh. Jika terjadi kegagalan penyalaan, sistem akan langsung menghentikan aliran gas secara otomatis demi menjaga keamanan pengguna.

Selain melindungi dari potensi kebocoran gas, fitur ini juga membantu menjaga efisiensi bahan bakar sehingga energi tidak terbuang percuma.

Upaya Ariston dalam Menjaga Kualitas Produk

Sebagai water heater gas terbaik, Ariston terus meningkatkan kualitas produknya melalui:

1. Riset dan Pengembangan

Tak hanya mengandalkan fitur pengaman, Ariston juga terus meningkatkan kualitas produk melalui riset dan pengembangan berkelanjutan. Pusat riset di Italia dan Asia secara rutin mengembangkan teknologi smart safety system yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan pengguna.

2. Uji Kualitas yang Ketat

Sebelum dipasarkan, setiap water heater gas Ariston melewati serangkaian uji ketat, mulai dari uji tekanan, suhu ekstrem, hingga kestabilan pembakaran. Sertifikasi internasional seperti CE, ISO, dan SNI juga menjadi bukti komitmen Ariston terhadap standar keamanan dan mutu produk.

Dengan kombinasi teknologi pengaman dan uji kualitas yang ketat, Ariston menegaskan keseriusannya dalam menghadirkan water heater gas yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman digunakan. Informasi lebih lanjut mengenai produk water heater gas Ariston dapat diakses melalui laman resminya.

(ega/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads