Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Cara Sustainable Living yang Mudah Diterapkan di Rumah

Rahmat Khairurizqi - wolipop
Rabu, 31 Des 2025 15:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Tren sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir. Bukan tanpa alasan, gaya hidup ini hadir sebagai respons atas berbagai tantangan global, mulai dari perubahan iklim, degradasi lingkungan, hingga meningkatnya limbah rumah tangga.

Meski terdengar kompleks, sustainable living tidak selalu identik dengan perubahan besar atau biaya mahal. Justru, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten di rumah dapat memberi dampak positif bagi lingkungan sekaligus membantu menghemat pengeluaran sehari-hari.

Berikut lima cara sustainable living yang mudah diterapkan di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Hindari Barang Sekali Pakai

Penggunaan barang sekali pakai, seperti kantong plastik, sedotan, atau botol air kemasan, menjadi salah satu penyumbang terbesar limbah rumah tangga. Mulailah menggantinya dengan alternatif yang dapat digunakan berulang kali, seperti tas belanja kain, botol minum isi ulang, serta wadah makanan tahan lama.

ADVERTISEMENT

Selain mengurangi sampah, kebiasaan ini juga membuat pengeluaran lebih efisien karena tidak perlu terus-menerus membeli produk sekali pakai.

2. Kurangi Limbah Makanan

Limbah makanan kerap terjadi akibat kebiasaan belanja berlebihan atau penyimpanan yang kurang tepat. Untuk mengatasinya, buat perencanaan menu mingguan sebelum berbelanja agar bahan makanan dibeli sesuai kebutuhan.

Simpan bahan makanan dengan benar, manfaatkan sisa makanan untuk diolah kembali, dan gunakan bahan makanan hingga habis. Langkah sederhana ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menjaga pengeluaran dapur tetap terkendali.

3. Pilah dan Kelola Sampah Rumah Tangga

Memilah sampah sejak dari rumah menjadi langkah penting dalam gaya hidup berkelanjutan. Pisahkan sampah organik, anorganik, dan B3 (bahan berbahaya dan beracun) agar lebih mudah dikelola.

Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaca dapat didaur ulang atau disalurkan ke bank sampah. Dengan kebiasaan ini, volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dapat berkurang signifikan.

4. Pakai Air dengan Bijak

Penggunaan air yang berlebihan dapat berdampak pada ketersediaan sumber daya air dalam jangka panjang. Mulailah dengan kebiasaan sederhana, seperti mematikan keran saat tidak digunakan, menggunakan air secukupnya saat mencuci, serta memanfaatkan air bekas untuk menyiram tanaman.

Pemakaian air yang bijak tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga membantu menekan biaya tagihan air bulanan.

5. Gunakan Peralatan Rumah Tangga Hemat Energi

Memilih peralatan rumah tangga berlabel hemat energi merupakan salah satu langkah efektif untuk menerapkan sustainable living. Peralatan ini dirancang untuk mengonsumsi listrik lebih efisien tanpa mengurangi performa.

Selain membantu mengurangi jejak karbon, penggunaan peralatan hemat energi juga berdampak langsung pada penghematan biaya listrik dalam jangka panjang.

Dukung Gaya Hidup Berkelanjutan dengan Produk Ramah Lingkungan

Memilih peralatan rumah tangga berlabel hemat energi membantu mengurangi konsumsi listrik. Selain ramah lingkungan, penggunaan energi yang lebih efisien juga berdampak langsung pada penghematan biaya bulanan.

Dalam rangka mendukung gaya hidup berkelanjutan, Sanken menghadirkan berbagai produk ramah lingkungan. Mulai dari Solar Water Heater, mesin cuci hingga kulkas inverter

SANKEN Solar Water Heater

Solar water heater dari Sanken dirancang untuk iklim tropis Indonesia dengan memanfaatkan energi matahari secara optimal. Teknologi Bluetube Thermozoom memungkinkan penyerapan panas lebih efisien hingga memanaskan air sampai 99°C, sekaligus memiliki daya tahan jangka panjang hingga 15 tahun.

Dari sisi keamanan dan ketahanan, produk ini menggunakan tangki stainless steel anti lumut dengan proteksi Anoda Magnesium serta Digital Solar Controller berteknologi ELCB anti setrum. Material antioksidasi dan opsi pemasangan fleksibel membuatnya praktis digunakan di berbagai tipe hunian.

SANKEN Mesin Cuci SFL 1150V

Mesin cuci inverter SFL 1150V hadir untuk mendukung aktivitas mencuci yang lebih hemat energi dan efisien. Fitur Allergy Care+ Wash membantu mengurangi alergen pada pakaian, sehingga lebih aman bagi kulit sensitif.

Dilengkapi Antimicrobic Door Seal untuk mencegah bakteri serta tabung bertekstur lembut yang menjaga serat kain, mesin cuci ini juga memiliki kapasitas 11 kg. Desainnya tetap ringkas, memudahkan mencuci lebih banyak dalam satu kali proses.

SANKEN Kulkas Inverter

Kulkas inverter Sanken seperti SK-380 menggunakan teknologi inverter yang menyesuaikan kinerja kompresor secara otomatis agar lebih hemat energi, senyap, dan awet. Sistem pencahayaan LED hemat daya turut mendukung efisiensi listrik.

Selain ramah lingkungan dengan Freon R600a, kulkas ini mampu mempertahankan suhu dingin hingga 13 jam saat listrik padam melalui fitur Cool Lock Freezer. Varian dua pintu SK-450GWBK juga dilengkapi multi airflow dan desain elegan yang mempercantik dapur.

Dengan memadukan kebiasaan sederhana dan pemilihan peralatan rumah tangga yang tepat, sustainable living dapat diterapkan secara bertahap di rumah. Selain membantu menjaga lingkungan, gaya hidup ini juga memberi manfaat nyata dalam jangka panjang bagi kenyamanan dan efisiensi kehidupan sehari-hari.

(akd/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads