Ingin Coba Bisnis Startup Kosmetik? Perhatikan 4 Hal Ini
Intan Kemala Sari - wolipop
Senin, 01 Agu 2016 10:25 WIB
Jakarta
-
Berbisnis kosmetik berbasis online tampak menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan. Terlebih lagi banyak para wanita Indonesia yang kini sudah mulai 'melek' tentang dunia kecantikan terutama dalam dunia kosmetik. Jika Anda termasuk salah satunya yang tertarik untuk berbisnis kosmetik lokal dalam skala kecil, berikut empat hal yang bisa menjadi perhatian sebelum mulai menggeluti dunia bisnis kosmetik :
1. Punya Minat Besar di Dunia Kecantikan
Dinar Amanda selaku Chief Marketing Officer Rollover Reaction menekankan untuk pentingnya memiliki passion yang besar di dunia kecantikan. Jika memang suka dengan dunia kecantikan, tidak ada salahnya ulik lebih dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia kecantikan. Setidaknya hal itulah yang dilakukannya selama hampir dua tahun sebelum benar-benar mantap berbisnis kosmetik.
2. Riset dan Cari Peluang
Sebelum terjun ke dalam dunia bisnis sesungguhnya, lakukan riset terlebih dahulu untuk mencari tahu apakah ada pasar yang dituju serta peluang yang terbuka. "Yang penting sebelum buka usaha kita harus cari tahu ada nggak marketnya, riset dulu. Terkadang orang terlalu idealis dan latah, mereka belum lakukan riset dan nggak tahu produknya mau dijual ke siapa," kata Tinanda Nabila selaku Managing Director kosmetik Rollover Reaction saat berbincang dengan Wolipop di Nusa Kopi, Lamandau, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2016).
3. Tahu Apa yang Ingin Dijual
Hal lain harus diperhatikan adalah mengenal brand dan produk yang ingin dijual dengan baik. Tiara Adikusumah, Vice President Brand & Product Development Polka menuturkan, jika tidak memiliki pengetahuan dasar tentang brand, bagaimana bisa brand tersebut dipromosikan ke semua orang.
"Ketika kita tahu apa yang mau diberitahu ke orang lain tentang brand yang kita punya, orang akan lebih mengerti. Dan aku perhatikan kadang orang asal jual produk saja tanpa menjiwai, sedangkan kami membuat kosmetik ini dengan sepenuh hati. Nah semangat itulah yang harus dibagikan," ujarnya saat berbincang dengan Wolipop di The Promenade, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2016).
4. Pantang Menyerah
Ditambahkan oleh co-founders Esqa, Cindy dan Kezia, dalam berbisnis haruslah memiliki sifat tekun dan pantang menyerah. Karena merintis sebuah bisnis startup tidaklah seindah yang dilihat.
"Banyak perjuangan yang dileawti dan tentunya akan timbul banyak masalah. Tetapi, entrepreneur yang baik haruslah selalu menjadi pemecah masalah yang andal. Jadi jangan menyerah dan harus tetap percaya diri saat menghadapi problem," tulisnya saat diwawancara Wolipop melalui e-mail, Senin (25/7/2016).
(itn/itn)
1. Punya Minat Besar di Dunia Kecantikan
Dinar Amanda selaku Chief Marketing Officer Rollover Reaction menekankan untuk pentingnya memiliki passion yang besar di dunia kecantikan. Jika memang suka dengan dunia kecantikan, tidak ada salahnya ulik lebih dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia kecantikan. Setidaknya hal itulah yang dilakukannya selama hampir dua tahun sebelum benar-benar mantap berbisnis kosmetik.
2. Riset dan Cari Peluang
Sebelum terjun ke dalam dunia bisnis sesungguhnya, lakukan riset terlebih dahulu untuk mencari tahu apakah ada pasar yang dituju serta peluang yang terbuka. "Yang penting sebelum buka usaha kita harus cari tahu ada nggak marketnya, riset dulu. Terkadang orang terlalu idealis dan latah, mereka belum lakukan riset dan nggak tahu produknya mau dijual ke siapa," kata Tinanda Nabila selaku Managing Director kosmetik Rollover Reaction saat berbincang dengan Wolipop di Nusa Kopi, Lamandau, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal lain harus diperhatikan adalah mengenal brand dan produk yang ingin dijual dengan baik. Tiara Adikusumah, Vice President Brand & Product Development Polka menuturkan, jika tidak memiliki pengetahuan dasar tentang brand, bagaimana bisa brand tersebut dipromosikan ke semua orang.
"Ketika kita tahu apa yang mau diberitahu ke orang lain tentang brand yang kita punya, orang akan lebih mengerti. Dan aku perhatikan kadang orang asal jual produk saja tanpa menjiwai, sedangkan kami membuat kosmetik ini dengan sepenuh hati. Nah semangat itulah yang harus dibagikan," ujarnya saat berbincang dengan Wolipop di The Promenade, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2016).
4. Pantang Menyerah
Ditambahkan oleh co-founders Esqa, Cindy dan Kezia, dalam berbisnis haruslah memiliki sifat tekun dan pantang menyerah. Karena merintis sebuah bisnis startup tidaklah seindah yang dilihat.
"Banyak perjuangan yang dileawti dan tentunya akan timbul banyak masalah. Tetapi, entrepreneur yang baik haruslah selalu menjadi pemecah masalah yang andal. Jadi jangan menyerah dan harus tetap percaya diri saat menghadapi problem," tulisnya saat diwawancara Wolipop melalui e-mail, Senin (25/7/2016).
(itn/itn)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Lagi Hits! Workshop Korean Flower Arrangement, Bikin Buket Estetik ala Korea
Rangkai Buket Cantik ala Korea di Workshop Korean Flower Arrangement
Ke Manapun Bawa Tumbler, Rossa Kolaborasi dengan Frank Green
Rasa Nusantara di Piring Cantik 'Pinggan Smarana' Karya Didiet Maulana
EVOPET Hadirkan Kemasan Life Cat & Ori Cat, Protein Lebih Maksimal
Most Popular
1
Gaya Istri Gubernur Kaltim Viral Usai Mobil Dinas Rp 8,5 M Suaminya Disorot
2
Baju Lebaran 2026
Viral! Tren Baju Lebaran Gamis 'Bini Orang' yang Kontroversial, Ini Asal-usulnya
3
Ramalan Zodiak 28 Februari: Aries Jangan Menentang, Taurus Kontrol Emosi
4
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
5
Adu Gaya Kim Tae Ri Pakai Bra di Show Prada, Karina Tampil Bergaun Putih
MOST COMMENTED











































