ADVERTISEMENT

Nikah Siri: Syarat, Surat, dan Bagaimana Hukumnya di Indonesia?

Rosmha Widiyani - wolipop Rabu, 22 Des 2021 14:45 WIB
Hands of wife, husband signing decree of divorce, dissolution, canceling marriage, legal separation documents, filing divorce papers or premarital agreement prepared by lawyer. Wedding ring. Ilustrasi nikah siri: syarat, surat, dan bagaimana hukumnya di Indonesia? Foto: Istock
Jakarta -

Nikah siri adalah pernikahan antara pihak laki-laki dan perempuan yang dirahasiakan dan tidak ditampilkan di muka umum. Dikutip dari situs Pengadilan Agama (PA) Soreang, pengertian mengacu pada arti kata siri.

"Kata siri berasal dari bahasa Arab yaitu sirri yang artinya adalah rahasia. Apabila digabungkan antara nikah dan sirri dapat diartikan secara bahasa dengan nikah diam-diam," tulis artikel karya hakim PA Soreang Mahmud Hadi Riyanto.

Selain pengertian dari aspek bahasa, nikah siri juga dijelaskan secara terminologi. Berikut pengertiannya:

1. Nikah siri adalah pernikahan yang tidak dicatat Kantor Urusan Agama (KUA)

Artinya nikah siri tidak punya kekuatan hukum, sehingga KUA dan PA tidak bisa memutuskan atau menerima pengaduan perkara rumah tangga. Perkara ini misalnya perceraian, KDRT, warisan, atau hak asuh.

2. Nikah siri adalah jenis pernikahan tanpa wali atau saksi

Nikah siri juga bisa terjadi dengan adanya wali tanpa saksi. Pihak yang hadir sepakat merahasiakan pernikahan yang terjadi antara pasangan laki-laki dan perempuan. Pernikahan ini berisiko menjadi ajang perzinahan atau ittikhazul akhdan.

3. Nikah siri dalam sudut pandang Islam

Kebanyakan ulama menyatakan, nikah siri adalah hal yang bersifat makruh atau tidak sah. Makruh karena tidak sesuai dengan perintah Nabi SAW untuk mengumumkan pernikahan. Pengingkaran terhadap perintah Nabi berujung pada hukum nikah siri yang tidak sah.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait nikah siri

A. Syarat nikah siri

Nikah Siri adalah pernikahan yang dilaksanakan dengan syarat dan rukun yang terpenuhi seperti ijab-kabul, wali, dan saksi. Namun nikah siri kerap hanya dihadiri wali tanpa saksi atau sebaliknya.

Syarat pernikahan untuk muslim adalah beragama Islam, bukan muhrim, ada wali nikah untuk perempuan, dihadiri saksi, sedang tidak ihram, dan bukan paksaan. Sedangkan rukun pernikahan adalah pasangan yang tidak terhalang hukum syar'i, ada wali, saksi, dan diucapkannya ijab kabul dari pihak pengantin.

B. Surat nikah siri

Sebagai pernikahan yang tidak dicatat KUA, bagaimana bentuk surat nikah siri?

Mesin pencari google menampilkan berbagai versi surat nikah siri. Namun jika ditelusuri lebih lanjut, surat tersebut tidak diupload situs formal yang berkaitan dengan pernikahan atau pelayanan masyarakat.

Surat nikah siri umumnya menyertakan pihak yang menikah, mereka yang terlibat, dan pernyataan pernikahan tersebut tidak dicatat KUA. Berikut contohnya

surat keterangan nikah sirisurat keterangan nikah siri. Foto: Screenshoot

C. Bagaimana hukum nikah siri di Indonesia?

Situs PA Soreang menyatakan, nikah siri adalah pernikahan yang tidak sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Artinya, nikah siri tergolong pernikahan yang ilegal dan tidak sah.

Untuk semua muslim, pencatatan pernikahan hukumnya adalah wajib syar'i. Sungguh keliru jika pernikahan umat Islam tidak dicatatkan sesuai hukum yang berlaku. Perbuatan yang tidak sesuai aturan hukum sesungguhnya berlawanan dengan Islam yang sangat mengutamakan ketertiban dan keteraturan.



Simak Video "Sederet Persiapan dan Bocoran Acara Pernikahan Kaesang-Erina"
[Gambas:Video 20detik]
(row/lus)