Liputan Khusus Menikah Siri

Nikah Siri: Syarat dan Tata Caranya di Indonesia

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 15 Nov 2020 13:00 WIB
Hands of wife, husband signing decree of divorce, dissolution, canceling marriage, legal separation documents, filing divorce papers or premarital agreement prepared by lawyer. Wedding ring. Ilustrasi nikah siri, syarat dan tata caranya di Indonesia. Foto: Istock
Jakarta -

Nikah siri adalah sebuah pernikahan yang dilakukan pria dan wanita dengan disaksikan dua saksi, namun tidak dicatat di Kantor Urusan Agama. Nikah siri yang juga dikenal dengan nama nikah di bawah tangan kini menjadi jalan pintas bagi yang ingin merahasiakan pernikahannya. Bagaimana syarat dan tata cara nikah siri di Indonesia?

Kata siri sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu sirri atau sir yang berarti rahasia. Nikah siri dikatakan sah secara norma agama tetapi tidak sah menurut norma hukum, karena pernikahan tidak dicatat di Kantor Urusan Agama.

Syarat dan tata cara nikah siri

Seperti dikutip darti detikx, seorang pria bernama Maskur yang terkenal dengan sebutan Ustaz Cirebon dikenal sudah menikahkan banyak pasangan yang ingin menikah siri. Dia tinggal di wilayah RT 07 RW 01, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Maskur mengungkapkan apa saja syarat dan tata cara nikah siri:

1. Wali Nikah Pengantin Wanita

Syarat dan tata cara nikah siri menurutnya seorang mempelai wanita harus didampingi wali. Namun, jika tidak ada pun, hal itu bisa diatur olehnya. Anak buah Maskur akan menjadi wali hakimnya.

2. Saksi Nikah Siri

Pasangan yang akan menikah siri sebaiknya membawa dua orang sebagai saksi pernikahan mereka. Jika tidak ada, kata Maskur, dia juga bisa menyediakannya.

2. Fotokopi KTP

Maskur juga meminta pasangan yang akan menikah siri dengannya untuk menyiapkan fotokopi KTP mereka. Selain itu diperlukan juga fotokopi KTP kedua orangtua pasangan.

Ilustrasi nikah siriIlustrasi nikah siri, syarat dan tata caranya. Foto: Istock

3. Foto Ukuran 3X2

Pasangan yang akan menikah siri juga harus menyiapkan foto diri ukuran 3X2. Nantinya foto tersebut akan digunakan untuk sertifikat menikah yang dikeluarkan Maskur.

4. Biaya Nikah Siri

Bagi pasangan yang ingin menikah siri dengan Maskur sebagai penghulunya, dia meminta biaya Rp 1,3 juta. Biaya tersebut sudah termasuk sertifikat, wali dan saksi (jika minta disiapkan).

Setelah semua syarat nikah siri itu beres, pasangan akan dinikahkan oleh Maskur. Prosesi nikah siri ini menurutnya hanya membutuhkan waktu setengah jam. Setelah menikah siri, pasangan akan mendapat sertifikat atau surat keterangan yang menyatakan mereka sudah menikah siri. Wali dan para saksi yang hadir ikut membubuhkan tanda tangannya di surat tersebut.

Nikah Siri Menurut Kepala KUA

Setelah mengetahui syarat dan tata cara nikah siri, ada baiknya kamu memahami bagaimana sebenarnya pernikahan siri ini di mata negara. Menurut keterangan Drs H Maman Taofik Rahman, Kepala KUA Kramat Jati, nikah siri di luar prosedur yang ditetapkan UU Perkawinan No 01 Tahun 1974.

Kata Kepala KUA tersebut, mereka yang menikah siri umumnya menghindar dari syarat yang ditetapkan UU Perkawinan, seperti pernikahan di bawah umur, berpoligami tanpa diketahui istri tua, atau karena hamil sebelum menikah.

Berdasarkan UU Perkawinan No 01 Tahun 1974 dan PP No 09 Tahun 1975, pasangan yang akan menikah, supaya terdata secara resmi, wajib melampirkan surat pengantar RT dan RW berikut fotokopi KTP, kartu keluarga, serta foto 2x3 dan 3x4 masing-masing empat lembar. Selanjutnya kelurahan mengeluarkan form N1, N2, N4.

Intinya, seperti dikatakan Maman, nikah siri merupakan pernikahan yang tidak sah di mata negara. Jadi meskipun nikah siri syarat dan tata caranya dilakukan sesuai ajaran agama, namun jika tidak dicatat di KUA, tidak akan diakui oleh negara.

(gaf/eny)