Shandy Purnamasari 'Crazy Rich Malang' Memutuskan Berhijab, Ini Alasannya

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 25 Agu 2021 08:30 WIB
Shandy Purnamasari yang memutuskan berhijab. Foto pengusaha kosmetik Shandy Purnamasari berhijab. Foto: Dok.Instagram @shandypurnamasari.
Jakarta -

Pasangan Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pramana kerap menjadi sorotan warganet karena kesuksesannya dalam menjalankan beragam bisnis bersama. Keduanya bahkan disebut sebagai crazy rich Malang.

Shandy Purnamasari dikenal sebagai pengusaha kosmetik. Menyelesaikan pendidikan jurusan Ekonomi di Universitas Airlangga, Shandy mendirikan beberapa perusahaan, yaitu MS Glow Beauty, MS Glow Aesthetic Clinic, dan PT Kosmetika Global Indonesia yang beroperasi di Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung, Bintaro, Bekasi, dan Bali.

Bisnis kecantikan yang digeluti oleh Shandy sejak 2018 itu laris manis dan sudah mempunyai banyak reseller di berbagai provinsi di Tanah Air. Tak heran Shandy kerap menjadi perhatian warganet, termasuk urusan penampilannya.

Baru-baru ini Shandy pun tampil dengan penampilan terbaru yaitu berhijab. Shandy Purnamasari perdana mengunggah gayanya berhijab pada 9 Juli 2021 saat membuat video Reels OOTD berhijab di akun Instagramnya. "Assalamualaikum! My first reels," tulis Shandy.

Melalui akun Youtube sahabatnya yang juga pendiri MS Glow, Maharani Kemala, Shandy mengungkapkan awal mula dirinya berhijab. Shandy Purnamasari mengatakan pada awal 2020, dia sempat mengirim pesan kepada Maharani dan bertanya apakah dia boleh berhijab.

"Ya boleh lah ya, yang penting kalau sudah berhijab. Hijabnya jangan dibuka lagi," begitu Maharani membalas.

Shandy Purnamasari yang memutuskan berhijab.Shandy Purnamasari yang memutuskan berhijab. Foto: Dok. Instagram @shandypurnamasari.

Awal Shandy Purnamasari Berhijab

Shandy Purnamasari mengaku jika sudah sejak lama ingin berhijab. Keputusannya untuk berhijab pun didukung oleh keluarga, termasuk suaminya Gilang Widya Pramana.

"Jadi awalnya dari dulu sih sebenarnya sudah lama. Tapi baru tahun ini pakainya. Dari keluarga semuanya mendukung, yang pasti itu dukungan dari keluarga suami ya, nggak mungkin nggak izin dulu. Dari suami sendiri mendukung," kata Shandy yang tampil memakai pashmina pink itu.

Wanita yang berusia 31 tahun itu mengungkapkan baru tahun ini memutuskan berhijab. Melalui perubahannya ini, Shandy berharap bisa memberikan dampak yang positif bagi pengikutnya di media sosial.

"Hidayahnya itu baru ada sekarang. Kadang-kadang kalau pakai hijab itu kan harus siap mental. Apalagi kita punya followers banyak, banyak banget yang mengikuti. Aku itu nggak mau banget memberikan dampak buruk gitu lho," tuturnya.

"Kalau aku berhijab terus merasa nggak yakin, terus aku copot? Itu aku paling takut. Dan ketika aku memutuskan berhijab itu ya sudah dan nggak akan dilepas lagi," lanjutnya yang juga berhijab karena didukung oleh almarhumah mamanya.

Shandy menegaskan jika ia berhijab dari keinginannya sendiri. "Aku berhijab bukan karena disuruh. Karena kalau disuruh dan bukan dari hati, nanti gimana?" tegasnya.

Shandy Purnamasari yang memutuskan berhijab.Shandy Purnamasari yang memutuskan berhijab. Foto: Dok.Instagram @shandypurnamasari

Saat Shandy memutuskan berhijab, menurut ibu dua anak itu sang suami, Gilang, sempat terkejut. Namun demikian pria yang dikenal di media sosial sebagai Juragan99 itu tetap memberikan dukungan untuknya.

"Dia kaget dan itu aku belum prepare beli hijab. Aku cuma punya satu warna aja. Aku bahkan belum membeli baju, hijab dan aku nggak persiapan apa-apa," terangnya.

"Pagi-pagi mas Gilang kan main kuda terus story-in aku. Tapi kan aku kepengen berhijab tapi aku bingung nolaknya bagaimana? Karena aku belum ngomong. Itu aku satu hari sebelum aku berhijab. Aku sempat nolak, besoknya aku berhijab," imbuhnya.

Setelah berhijab, Shandy pun senang bisa memberikan dampak pada orang lain yang terinspirasi penampilannya. Dan baru-baru ini Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pramana juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prakarsa dan keterlibatannya dalam penggarapan lagu Semua Kan Berlalu yang didukung oleh 50 artis Indonesia.

(gaf/eny)